Di Tengah Kontroversi Jennie BLACKPINK Merokok, Video Irene Red Velvet Ini Menjadi Viral
Ekspresi Irene Red Velvet di depan orang yang merokok jadi sorotan di tengah kontroversi Jennie BLACKPINK merokok.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
inilahkoran - Jennie BLACKPINK bafu-baru ini menjadi sasaran kecaman setelah rekaman dirinya Merokok rokok elektrik di dalam ruangan.
Bukan hanya sendirian, Jennie BLACKPINK juga nerokok di depan anggota staf dalam sebuah vlog.
Akibatnya, Kontroversi masa lalu Jennie BLACKPINK pun terkuak dan sang idola wanita harus mengeluarkan permintaan maaf.
Namun, di tengah semua kritikan yang ditujukan pada Jennie BLACKPINK, ada satu lagi idola wanita yang tiba-tiba menjadi viral.
Bahkan dia telah menuai pujian atas reaksinya terhadap kebiasaan Merokok orang-orang di sekitarnya.
Khususnya, sebuah topik berjudul 'Staf pria Merokok di depan Irene Red Velvet' dipublikasikan di forum Korea Pann Nate, menarik perhatian besar dengan lebih dari 130.000 tampilan.
Topik tersebut menyinggung momen lama Irene Red Velvet yang menunjukkan rasa tidak suka secara terang-terangan saat seorang staf pria Merokok di depannya.
Netizen yang melihat topik tersebut memuji Irene Red Velvet karena menunjukkan reaksi negatif dan bersimpati kepadanya atas tindakan tidak berperasaan staf tersebut.
Di mana di ketahui Irene Red Velvet dan Jennie BLACKPINK yang ketahuan Merokok juga merupakan teman dekat.
Berikut ini beberapa komentar netizen mengenai reaksi Irene Red Velvet pada orang yang Merokok:
"Saya tidak mengenal orang lain, tetapi sangat menyegarkan melihat Irene tidak menahan diri dan secara terbuka menunjukkan rasa tidak sukanya terhadap orang-orang yang tidak mengatur perilaku mereka di ruang publik."
"Ekspresinya lucu, tapi aku mengerti perasaannya… Aku benci ketika orang Merokok di area bebas rokok."
"Orang-orang seperti bajingan ini benar-benar perlu dipukul," komentar netizen lain.
"Reaksi Irene sangat lucu. Serius, seharusnya legal untuk memukul orang yang Merokok di depan orang yang bukan perokok."***
Editor : Irma Nurfajri


