Ternyata Irene Red Velvet Pernah Gagal Audisi SM: Saya Menangis Sejadi-jadinya
Irene Red Velvet menceritakan bahwa dia pernah gagal mengikuti audisi SM hingga dia menangis sejadi-jadinya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, sebuah video berjudul “[Let's Eat] Penyanyi Solo Irene vs. GGondaehee Mencuci Mukanya dengan Alkohol” dipublikasikan di saluran YouTube “GGondaehee”.
Video tersebut menampilkan Irene Red Velvet sebagai bintang tamu, terlibat dalam percakapan dengan pemilik saluran, GGondaehee.
Ketika ditanya tentang kisah debutnya, Irene Red Velvet mengaku bahwa dia mengikuti seorang Teman untuk mengikuti Audisi dan akhirnya terpilih.
“Teman saya ingin menjadi selebriti, tetapi pergi sendiri terasa sedikit… Dia merasa takut dan kesepian, jadi dia meminta saya untuk ikut, dan saya pun pergi," jelas Irene Red Velvet.
"Namun saat saya di sana, saya akhirnya ikut Audisi juga, dan saya berhasil masuk ke babak final,” terangnya.
Menurut Irene Red Velvet, temannya tereliminasi lebih awal, yang mana GGondaehee berkomentar, “Begitulah biasanya”, merujuk pada kisah Audisi serupa lainnya dari sesama selebriti.
Sementara itu, Irene Red Velvet menambahkan, “meskipun saya pemalu dan mudah merasa malu…. Di acara pencarian bakat sekolah, saya selalu tampil."
"Kebanyakan orang tidak akan mau meskipun dipaksa, tetapi menyanyi dan menari adalah hal yang menyenangkan bagi saya,” ungkapnya yang mengejutkan sang pembawa acara.
Akan tetapi, meski berhasil mencapai final Audisi SM, Irene Red Velvet juga tereliminasi di sana.
"Saya Menangis sejadi-jadinya", seraya menambahkan bahwa dia tak dapat menghentikan air matanya saat itu juga.
"Saat itu, saya menyadari sesuatu. Sebelumnya, saya pikir saya hanya melakukannya untuk bersenang-senang, tetapi saat itulah saya tahu betapa saya menyukainya dan betapa saya ingin melakukannya.
Saat itulah saya tersadar," tuturnya.
Irene Red Velvet mengungkapkan bahwa pada dasarnya dia menemukan jati dirinya saat itu.
Kemudian, idola wanita itu juga berbagi bahwa dia tetap berhubungan dengan perusahaan setelahnya, dan akhirnya menjadi trainee sebelum debut dengan Red Velvet setelah 5 tahun.
Kemudian, ketika ditanya apakah ada momen yang berkesan atau pengalaman pemberontakan selama masa pelatihannya, Irene Red Velvet berbagi, “karena saya dari Daegu, saya tinggal di tempat tinggal. Selama tinggal di tempat tinggal, dalam perjalanan dari perusahaan ke asrama, saya akan mampir ke setiap toko serba ada.”
“Tahukah Anda bagaimana saat Anda sedang diet, Anda terus membuka dan menutup pintu kulkas?”, katanya.
Dia menambahkan, “Saya membeli barang dan memakannya. Saya mampir ke setiap toko swalayan dan membeli sedikit dari apa pun yang ingin saya makan."
"Lalu saya akan membawanya kembali ke tempat tinggal dan memakannya di sana. Itulah pelarian kecil saya.”
Menurut Irene Red Velvet, SM biasanya tidak membiarkan para trainee makan banyak dan menjaga berat badan mereka, tetapi Irene malah makan semuanya dan bertambah berat badan, memanjakan dirinya sendiri.
Dia juga senang melakukan lelucon di tempat tinggal, seperti menggambar kecoa dan menakut-nakuti peserta pelatihan lainnya.***
Editor : Irma Nurfajri


