Diduga Tak Netral, Akun Instagram Pemdes Baranangsiang Dukung Paslon Jeje-Asep Ismail

Sebuah akun Instagram Pemdes Baranangsiang yakni @desabaranangsiang memposting dukungannya kepada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung Barat.

Diduga Tak Netral, Akun Instagram Pemdes Baranangsiang Dukung Paslon Jeje-Asep Ismail
Dari pantauan inilahkoran.id, Akun Instagram Pemdes Baranangsiang tersebut diduga mendukung paslon nomor urut 2 Jeje Richie Ismail-Asep Ismail. (net)

INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah akun Instagram Pemdes Baranangsiang yakni @desabaranangsiang memposting dukungannya kepada salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung Barat.

Dari pantauan inilahkoran.id, akun Instagram Pemdes Baranangsiang tersebut diduga mendukung paslon nomor urut 2 Jeje Richie Ismail-Asep Ismail.

Akun @desakubaranangsiang menulis, “Desa Baranangsiang mendukung penuh MAJU BERJAMAAH Gaskeun!”, tulis akun Instagram Pemdes Baranangsiang @desabaranangsiang tersebut.

Postingan dukungan ini muncul setelah Jeje Ritchie Ismail, berkampanye di wilayah Kecamatan Padalarang. Dalam kampanye tersebut, Jeje ditemani istrinya Syahnaz Sadiqah serta selebritas Ria Ricis.

Dalan kampanye tersebut, adik ipar Raffi Ahmad itu memaparkan visi dan misinya, termasuk program unggulan yang pro terhadap rakyat, seperti pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Tak cuma itu, juga Jeje mengunggah kampanye di Padalarang di Instagram. Dia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Bandung Barat atas sambutannya, dan menyebutkan bahwa kunjungannya selalu seru dan menyenangkan.

Ternyata unggahannya itu mendapat banyak respon positif. Salah satunya dari akun resmi Desa Baranangsiang. Atas tindakannya, akun tersebut menuai beragam kecaman lantaran dinilai tak menjaga netralitas.

“Kade aah Aya panwas,” tulis pengguna @dodidermawan92.

Menanggapi hal itu, Ketua Bawaslu Bandung Barat, Riza Nasrul Falah Sopandi, mengakui pihaknya sudah menerima laporan mengenai dugaan dukungan Desan Baranangsiang melalui akun media sosial tersebut.

Menurutnya, pihaknya bakal melakukan penelusuran untuk memastikan apakah akun tersebut benar akun resmi dari pemerintah desa atau bukan. 

"Jika terbukti melanggar, kami akan menindak sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Riza.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bandung Barat Dudi Supriadi menegaskan kepala desa dan perangkatnya tidak boleh terlibat dalam politik praktis. Mereka diharuskan tetap menjaga netralitas dalam Pilkada.

"Netralitas perangkat desa sudah diatur secara jelas dalam Undang-Undang No 3 Tahun 2024," ujarnya.

Sementara itu, setelah ramai diberitakan pengelola akun @desakubaranangsiang menghapus postingan dukungan terhadap Paslon BERJAMAAH tersebut.


Editor : Doni Ramdhani