Dilaporkan Asosiasi Dokter Soal Dugaan Hoaks PPDS Undip, Menkes Budi Ngaku Keheranan: Ini Jadi Aneh
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pun akhirnya buka suara usai dirinya dilaporkan oleh Komite Solidaritas Profesi yang merupakan asosiasi para dokter.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kasus perundungan yang terjadi di lingungan peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universtas Diponegoro (Undip) saat ini masih terus berlanjut.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pun akhirnya buka suara usai dirinya dilaporkan oleh Komite Solidaritas Profesi yang merupakan asosiasi para dokter.
Menkes Budi mengaku keheranan lantaran dirinya dilaporkan soal dugaan hoaks atau berita bohong soal perundungan di PPDS Undip.
"Itu makanya ini jadi aneh. Tapi ya tidak apa-apa, kan sekarang Undip-nya sendiri sudah mengakui ada itu kejadiannya," kata Budi Gunadi.
Budi mengatakan dirinya tidak masalah jika dilaporkan, tapi dari pihak universitas telah mengakui adanya perundungan dan beberapa korban juga melapor kepadanya.
"Kita bukan hanya percaya diri, tetapi kita lakukan yang terbaik saja karena semua orang mengeluh sekali akan hal ini," ungkapnya.
Budi Gunasi meminta segala tindakan perundungan untuk diakhiri dan tidak usah ditutup-tutupi, terlebih telah ada korban jiwa yang sumbernya diduga kuat akibat tindakan perundungan.
"Dan ini bukan yang pertama meninggal, yang sebelumnya juga udah ada kan, cuma ditutupi. Jadi, udah saatnyalah kita berhentikan praktik-praktik seperti ini. Kasihan dokter-dokter muda kita," urainya.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Komite Solidaritas Profesi, Kamis (12/9) lalu, karena dianggap telah menyebarkan berita palsu terkait kasus bullying yang melibatkan calon dokter spesialis di Universitas Diponegoro (Undip).
Editor : Firda Rachmawati

