Dinsos Kabupaten Bandung Bantah Tutup Mata Soal Gepeng di Ottista

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung, membantah tudingan soal pembiaran banyaknya gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berkeliaran disepanjang Jalan Raya Otto Iskandar Dinata (Jalan Gading Tutuka), terutama di depan Pasar Ikan Modern (PIM) Soreang. 

Dinsos Kabupaten Bandung Bantah Tutup Mata Soal Gepeng di Ottista
Aktivitas para gepeng di Jalan Ottista atau dekat PIM membuat warga sekitar resah. Diinsos Kab Bandung mengaku sudah sering menertibkan mereka bahkan diberikan pelatihan kerajinan tangan. Foto Dani R Nugraha/Inilahkoran.id

INILAHKORAN.ID - Dinas Sosial (DInsos) Kabupaten Bandung, membantah tudingan soal pembiaran banyaknya gelandangan dan pengemis (gepeng) yang berkeliaran disepanjang Jalan Raya Otto Iskandar Dinata (Jalan Gading Tutuka), terutama di depan Pasar Ikan Modern (PIM) Soreang. 

Kadinsos Kabupaten Bandung Ningning Hendasah mengatakan, pihaknya bersama Polsek dan Satpol PP Kabupaten Bandung sudah dua kali melakukan penertiban. Bahkan, mereka juga telah didata dan diberikan pelatihan handcraft atau kerajinan tangan yang dikerjasamakan dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung.

"Alhamdulilah kami sudah dua kami melakukan razia dengan Polsek dan Satpol PP. Kami juga sudah melaksanakan pelatihan wirausaha handcraft dengan LH dan Baznas," kata Ningning melalui pesan WhatApps kepada INILAHKORAN.ID, Selasa 2 Desember 2025.

Diberitakan sebelumnya, warga Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, menyayangkan banyaknya gelandangan dan pengemis (gepeng) yang sehari-hari mengadahkan tangan mengharap ibu kepada para pengguna jalan disepanjang Jalan Raya Otto Iskandar Dinata atau Gading Tutuka Soreang. 

Berdasarkan pantauan Inilahkoran.id, memang disepanjang Jalan Raya Otto Iskandar Dinata ini, dapat dengan mudah ditemui para gepeng yang mengais rejeki. Dari mulai orang tua hingga anak-anak usia sekolah terlihat berada dijalanan. Selain berpakaian kumal, sebagian dari  mereka juga ada yang terlihat membawa karung berisi rongsokan. 

Titik kumpul para gepeng ini, biasa terlihat didepan Pasar Ikan Modern (PIM) Soreang. Biasanya, sebelum menyebar, mereka yang terdiri dari orang tua laki-laki, perempuan hingga anak-anak usia sekolah duduk-duduk ditrotoar jalan. Apalagi, jika hari Jumat jumlah gepeng yang ada didepan PIM Soreang ini terlihat lebih banyak dari biasanya. Mereka berharap sedekah Jumat dari para pengguna jalan dan pejalan kaki yang kebetulan melintas ditempat itu.

"Ya ironis juga sih, kok banyak gepeng dibiarkan di sepanjang jalan ini. Bukannya tidak kasihan, tapi kan seharusnya pemerintah daerahnya bertanggungjawab dong, apalagi PIM tempat mereka duduk-duduk itu bersebelahan dengan Kantor Desa Cincin. Bahkan Kantor Pemkab Bandung tempat Bupati Dadang ngantor juga jaraknya cuma sekitar 2 kilometer, kok pemerintahnya enggak peduli gituh ya," kata Ridwan (27) salah seorang pejalan kaki di Jalan Raya Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Soreang, Senin 1 Desember 2025.


Editor : Ahmad Sayuti