Disdagin Kota Bandung Gelar Bazar Murah Jelang Nataru, Digelar di 30 Kecamatan

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung kembali menggelar bazar murah, menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru). Kegiatan yang diberi nama bazar murah utama (Basmud) itu, tengah berlangsung pada 24 November hingga 5 Desember 2025.

Disdagin Kota Bandung Gelar Bazar Murah Jelang Nataru, Digelar di 30 Kecamatan
Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa

INILAHKORAN.ID - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (disdagin) Kota Bandung kembali menggelar bazar murah, menjelang perayaan natal dan tahun baru (nataru). Kegiatan yang diberi nama bazar murah utama (Basmud) itu, tengah berlangsung pada 24 November hingga 5 Desember 2025.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengatakan, bazar murah tersebut digelar di seluruh kecamatan di Kota Bandung.

"Untuk triwulan empat ini, kami menamai kegiatannya bazar murah utama," kata Meiwan Kartiwa pada Kamis 27 November 2025.

Ia menjelaskan Basmud akan dilaksanakan secara bergilir di 30 kecamatan di Kota Bandung dengan tiga titik pelaksanaan setiap harinya. "Rencananya sama seperti tahun sebelumnya, sehari tiga lokasi. Detailnya nanti bisa dilihat di kanal resmi Disdagin," ucapnya.

Menurut Meiwan, bazar murah ini digelar untuk meredam potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang libur akhir tahun. Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.

"Menjelang nataru biasanya kebutuhan pokok naik. Bazar murah ini untuk membantu masyarakat mendapatkan barang pokok dengan harga lebih terjangkau dan lebih dekat ke lokasi warga," ujar dia.

Sambung ia, beragam komoditas akan dijual dalam bazar mulai dari beras SPHP, beras premium, minyak goreng, daging sapi, daging ayam beku, telur ayam hingga kebutuhan pokok lainnya. Disdagin juga menggandeng sejumlah pihak seperti Perum Bulog, Pertamina, penyedia LPG, serta jaringan ritel anggota Aprindo seperti Jogja, Lotte Grosir, Lotte Mart, Bormart dan Yomart.

"Kami juga bekerja sama dengan Distanshorti Jawa Barat untuk menyediakan sayur-sayuran yang dibanderol serba lima ribu dan sepuluh ribu," tuturnya.

Meiwan menegaskan, bazar murah tersebut terbuka bagi seluruh warga tanpa persyaratan khusus. "Tidak ada syarat khusus. Tidak perlu KTP, tidak harus sesuai domisili. Semua warga silakan datang ke bazar murah di kecamatan mana pun," tandas dia.


Editor : Ahmad Sayuti