Disdik Jabar Evaluasi 641 Kepala Sekolah, Rotasi Tunggu Rekon GTK
Disdik Jabar belum menetapkan penempatan lanjutan kepala sekolah yang akan dirotasi, maupun dikembalikan ke daerah asal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Disdik Jabar belum menetapkan penempatan lanjutan kepala sekolah yang akan dirotasi, maupun dikembalikan ke daerah asal.
Kebijakan tersebut masih menunggu hasil rekonsiliasi guru dan tenaga kependidikan (GTK), untuk memastikan distribusi kepala sekolah dan guru sesuai kebutuhan riil setiap satuan pendidikan.
Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan, proses rekonsiliasi saat ini masih berlangsung dengan melibatkan kepala sekolah dan jajaran terkait di masing-masing wilayah.
"Kami sedang mengadakan rekon GTK yang sekarang masih berjalan. Kepala sekolah kami panggil bersama jajaran terkait untuk menyesuaikan kebutuhannya," ujar Purwanto, Rabu (7/10/2026).
Penataan itu menjadi bagian dari pembenahan manajemen sekolah di Jabar. Sebelumnya, Disdik Jabar mencatat 641 kepala sekolah telah mendapat promosi dan rotasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 215 kepala sekolah mendapat promosi untuk mengisi jabatan yang kosong. Sementara 426 kepala sekolah lainnya mengalami rotasi penempatan.
Purwanto menegaskan, redistribusi kepala sekolah tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan pertimbangan administratif. Penempatan harus disesuaikan dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan kebutuhan sekolah di masing-masing wilayah.
Kebijakan rekon GTK digunakan untuk mencocokkan data dengan kondisi faktual di lapangan. Disdik Jabar ingin memastikan sekolah yang kekurangan tenaga pendidik maupun jam mengajar dapat terpetakan secara akurat.
"Penyesuaian ini kami lakukan untuk melihat pendistribusiannya seperti apa, serta menentukan mana yang Analisis Beban Kerjanya masih kurang dan mana yang sudah cukup," ucapnya.
Hasil rekonsiliasi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan dan penempatan kepala sekolah, termasuk rencana pengembalian sejumlah kepala sekolah ke daerah asalnya.
Namun, skema tersebut belum final. Disdik Jabar masih menunggu hasil akhir pemetaan sebelum mengambil keputusan terkait penempatan kepala sekolah.
"Saat ini kami masih berada dalam proses rekon. Kami masih menunggu hasil akhirnya nanti seperti apa dari proses rekonsiliasi ini," katanya.
Editor : Doni Ramdhani

