Disdik Kota Bogor Luncurkan Nakula, Integrasikan 25 Jenis Data Pendidikan

Disdik Kota Bogor meluncurkan aplikasi Nakula untuk mengintegrasikan data pendidikan, mulai dari siswa dan guru hingga sarana sekolah dan laporan kekerasan.

Disdik Kota Bogor Luncurkan Nakula, Integrasikan 25 Jenis Data Pendidikan
Disdik Kota Bogor meluncurkan aplikasi Nakula untuk mengintegrasikan data pendidikan, mulai dari siswa dan guru hingga sarana sekolah dan laporan kekerasan.

INILAHKORAN– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor meluncurkan aplikasi Navigasi Komprehensif untuk Layanan Analisis Pendidikan (Nakula) guna mengintegrasikan berbagai data pendidikan dalam satu pangkalan data terpadu.

Aplikasi Nakula dikembangkan untuk mendukung analisis, pemantauan, serta pengambilan kebijakan di bidang pendidikan agar lebih terarah berdasarkan data yang tersedia.

Peluncuran aplikasi tersebut berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu, 28 Oktober 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengapresiasi inovasi Disdik Kota Bogor tersebut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan pendidikan.

Kehadiran Nakula juga menjadi langkah penyempurnaan proses bisnis di lingkungan Disdik, khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan data sebagai dasar penyusunan kebijakan.

“Nakula ini mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh seluruh sekolah, terutama untuk menganalisis data-data yang sudah masuk ke aplikasi ini dan menentukan langkah-langkah kebijakan yang harus diambil oleh Pemerintah Kota Bogor,” ungkap Denny.

Nakula Himpun Data Guru hingga Sarana Sekolah

Denny menjelaskan, aplikasi Nakula memuat sejumlah informasi strategis, di antaranya data guru yang akan memasuki masa pensiun, kondisi sarana dan prasarana pendidikan, serta fasilitas sekolah yang masih layak digunakan maupun yang mengalami kerusakan berat.

Ketersediaan informasi tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah dan satuan pendidikan mengidentifikasi kebutuhan secara lebih tepat. Dengan begitu, langkah perbaikan dapat disusun berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang SMP Disdik Kota Bogor, Ahmad Furqon, mengatakan aplikasi Nakula dikembangkan berangkat dari kebutuhan akan akses data pendidikan yang lebih mudah dan terintegrasi.

Selama ini, Disdik perlu menghimpun berbagai jenis data ketika pimpinan membutuhkan informasi sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan.

“Ketika diminta data, terkadang kami kesulitan mencarinya. Makanya, perlu pangkalan data yang terpadu karena data di Disdik itu banyak, mulai dari data kurikulum, siswa, biaya, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga data kekerasan,” ungkap Furqon.

Menurut Furqon, terdapat sekitar 20 hingga 25 jenis data pendidikan yang dihimpun dalam aplikasi Nakula. Integrasi tersebut diharapkan mempermudah pemantauan kondisi pendidikan sekaligus membantu proses analisis untuk menentukan tindak lanjut yang diperlukan.

Sekolah, Pengawas, dan Guru BK Bisa Mengakses Nakula

Furqon menegaskan, aplikasi Nakula tidak hanya diperuntukkan bagi kebutuhan internal Disdik Kota Bogor dalam merumuskan kebijakan. Sekolah, pengawas, dan guru bimbingan konseling (BK) juga dapat mengakses aplikasi tersebut melalui akun masing-masing.

Dengan akses tersebut, sekolah diharapkan dapat melihat kondisi dan kebutuhan satuan pendidikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Nakula tidak hanya diperuntukkan bagi kebutuhan internal Disdik Kota Bogor dalam merumuskan kebijakan, tetapi juga dapat diakses oleh sekolah, pengawas, dan guru bimbingan konseling (BK) melalui akun masing-masing,” paparnya.

Furqon menambahkan, pengawas dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memantau capaian sekolah binaan sekaligus mendukung pelaksanaan pendampingan secara lebih terarah.

Akses bagi guru BK juga diarahkan untuk membantu pemantauan dan tindak lanjut laporan kekerasan yang masuk melalui kanal Jaga Teman.

Kanal Jaga Teman sebelumnya telah diluncurkan oleh Wali Kota Bogor bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor.

Melalui integrasi data dan perluasan akses bagi pemangku kepentingan pendidikan, Nakula diharapkan dapat membantu Disdik Kota Bogor menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.***


Editor : JakaPermana