Demo Mahasiswa di Cikapayang Bandung, Pendidikan hingga Penegakan Hukum Disorot

Mahasiswa menggelar aksi di Simpang Dago-Cikapayang, Bandung, untuk mengkritik dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Lalu lintas sempat padat.

Demo Mahasiswa di Cikapayang Bandung, Pendidikan hingga Penegakan Hukum Disorot
Mahasiswa menggelar aksi di Simpang Dago-Cikapayang, Bandung, untuk mengkritik dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Lalu lintas sempat padat.

INILAHKORAN– Aksi unjuk rasa mahasiswa yang sebelumnya digelar di Gedung DPRD Jawa Barat berlanjut ke kawasan Cikapayang, Dago, Kota Bandung, Rabu, 28 Oktober 2026.

Massa sempat bertahan di Simpang Dago-Cikapayang untuk menyampaikan orasi berisi kritik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Aksi yang berlangsung di tengah jalan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di kawasan Simpang Dago terpantau padat.

Petugas kepolisian sempat menutup akses jalan dari arah Sulanjana menuju Dago. Sementara itu, jalur lainnya tetap dibuka secara bergantian untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan.

Mahasiswa Soroti Kesehatan hingga Demokrasi

Aksi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Dalam unjuk rasa itu, mahasiswa menyuarakan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, hukum, hingga demokrasi.

Ketua Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB), Alhady, mengatakan aksi tersebut membawa berbagai tuntutan yang berkaitan dengan kondisi masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita membawa banyak tuntutan, terutama perihal kesehatan, hukum, dan juga demokrasi,” ujar Alhady.

Menteri Sosial Politik Senat Mahasiswa STHB, Hegya Rifandy, menambahkan bahwa aksi turun ke jalan dilakukan karena mahasiswa menilai kondisi Indonesia belum menunjukkan perbaikan mendasar.

Menurutnya, mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk terus menyuarakan aspirasi masyarakat melalui berbagai cara, termasuk menyampaikan kritik dalam aksi unjuk rasa.

Arus Lalu Lintas Berangsur Normal

Kehadiran massa di Simpang Dago-Cikapayang sempat berdampak terhadap kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut. Kepolisian melakukan pengaturan arus kendaraan, termasuk menutup sementara akses dari arah Sulanjana menuju Dago.

Setelah menyampaikan orasi, massa kemudian bergerak kembali ke arah Jalan Tamansari.

Seiring dengan pergerakan massa tersebut, arus lalu lintas di kawasan Simpang Dago-Cikapayang berangsur kembali normal.***


Editor : JakaPermana