Disdik Kota Bogor Terus Matangkan PTM Terbatas , Dibuka Serentak 4 Oktober 2021

Pemkot Bogor memastikan rencana membuka PTM terbatas secara serentak untuk tingkat SMP dan SMA sederajat pada Senin 4 Oktober 2021.

Disdik Kota Bogor Terus Matangkan PTM Terbatas , Dibuka Serentak 4 Oktober 2021
Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi

INILAHKORAN, Bogor - Pemkot Bogor memastikan rencana membuka pembelajaran ratap muka (PTM) terbatas secara serentak untuk tingkat SMP/sederajat dan SMA/sederajat pada Senin 4 Oktober 2021.

Saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor bersinergi dengan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Koperasi dan UKM dan Polresta Bogor Kota mempersiapkan rencana tersebut secara matang dan rinci.

"Kami sedang proses verifikasi faktual secara bertahap sejak 16 September. Dari tahap awal ada 50 SMP negeri dan swasta, 43 SMP sudah sesuai juknis sementara 7 SMP lainnya harus melengkapi persyaratannya dulu. Hari ini kami lanjut verifikasi faktual 27 SMP Swasta," kata Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi, Minggu 26 September 2021.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, PTM Kota Bogor Ditunda

Hanafi mengatakan, sedikitnya ada 2 persyaratan dokumen, 5 personel pendukung, 19 sarana prasarana, 20 protokol kesehatan, 6 prosedur pembelajaran, 6 prosedur kesehatan kebersihan dan keamanan, 5 prosedur pelatihan, dan humas yang harus dipenuhi sekolah sebelum PTM terbatas.

"Dua dokumen tersebut yakni izin/rekomendasi Stagas Covid-19 Kota Bogor dan Surat Keputusan (SK) Kadisdik, lima personil pendukung mulai dari petugas pemeriksaan suhu, pengawas prokes, kebersihan dan desinfeksi ruangan, pemeriksaan prokes Covid-19 di akses masuk dan keluar serta Satgas Covid-19 sekolah," terangnya.

Baca Juga: Cek Kesiapan PTM Kota Bogor, Dedie Kunjungi Sekolah

Hanafi membeberkan, sementara 20 sarana prasarana di antaranya ruang UKS, ruang transit isolasi, posko gabungan satgas Covid-19, fasilitas mencuci tangan dan hand sanitizer, alat pengukur suhu/thermo gun, desinfektan dan masker cadangan. Hal ini untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan yakni adanya klaster sekolah seperti di Jawa Tengah.

"Ya, kami juga cek bangunan sekolah dan menuntaskan target 80 persen vaksinasi dosis satu bagi anak sekolah," bebernya.

Dia pun menuturkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan KCD dan Disdik Provinsi Jawa Barat yang membawahi SMA dan Kementerian Agama Kota Bogor yang membawahi MTS/MA agar ada langkah bersama membuka PTM terbatas serentak di Kota Bogor dengan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Baca Juga: Persiapkan PTM, Kota Bogor Ajukan 10 Bus Sekolah

"Harapan kami PTM bisa dibuka serentak SMP/MTS, SMA/SMK/MA dengan kuota peserta sebanyak-banyaknya 50 persen, baru setelah ini menyusul SD," pungkasnya. (rizki mauludi)


Editor : inilahkoran