Disebut Kesalahan Fatal, Danielle Lakukan Aktivitas Solo Tanpa Izin saat di NewJeans
ADOR ungkap bahwa Danielle lakukan aktivitas solo saat masih jadi member NewJeans tanpa izin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Agensi ADOR kini mengungkapkan kesalahan yang dinilai fatal yang telah dilakukan Danielle mantan member BABYMONSTER.
Pada hari Kamis, 2 Juli 2026, Divisi Perdata 31 Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengadakan sidang ketiga dalam gugatan ganti rugi ADOR terhadap Danielle, ibunya, dan mantan CEO ADOR, Min Hee Jin.
Selama persidangan, ADOR berpendapat bahwa Danielle NewJeans telah melakukan aktivitas hiburan secara independen tanpa persetujuan agensi.
Perusahaan tersebut menyebutkan beberapa contoh, termasuk upaya kolaborasi dengan band Amerika Emotional Oranges, partisipasi dalam pemotretan majalah di luar negeri, dan penandatanganan perjanjian dukungan dengan merek jam tangan mewah internasional.
Menurut ADOR, Danielle adalah satu-satunya member NewJeans yang mengejar aktivitas terkait musik secara individual di luar agensi.
Agensi tersebut juga menyampaikan kekhawatiran tentang dugaan kontrak ganda yang melibatkan perusahaan Tiongkok.
ADOR mengklaim bahwa sementara member lain mencoba menyelesaikan masalah tersebut setelah kembali ke agensi, Danielle gagal mengungkapkan informasi yang relevan.
Selain itu, perusahaan mempertanyakan keputusan para member untuk mendirikan asosiasi hiburan terpisah, dengan alasan bahwa hal itu berfungsi serupa dengan perjanjian manajemen eksklusif.
Tim kuasa hukum Danielle dengan tegas menolak klaim tersebut. Mereka berpendapat bahwa kolaborasi yang diusulkan dengan Emotional Oranges tidak pernah menghasilkan kompensasi finansial atau keuntungan komersial apa pun.
Perwakilan Danielle juga bersikeras bahwa banyak contoh yang disajikan ADOR tidak hanya melibatkan Danielle, tetapi juga aktivitas yang dilakukan secara kolektif oleh semua member NewJeans, dan menuduh agensi tersebut melebih-lebihkan insiden-insiden terisolasi.
ADOR mengajukan gugatan ganti rugi setelah mengakhiri kontrak eksklusif Danielle pada Desember tahun lalu.
Agensi tersebut menyatakan bahwa perselisihan yang sedang berlangsung secara signifikan berkontribusi pada kepergian beberapa member NewJeans dan menunda kembalinya mereka, dan oleh karena itu percaya bahwa pihak Danielle dan mantan CEO Min Hee Jin harus bertanggung jawab secara hukum.
Awalnya, lembaga tersebut menuntut ganti rugi sekitar 43,09 miliar KRW, tetapi kemudian mengurangi tuntutannya menjadi 33,09 miliar KRW, menurut dokumen yang baru-baru ini diserahkan ke pengadilan.
Konflik hukum ini juga menyoroti jalan berbeda yang ditempuh oleh member NewJeans setelah putusan pengadilan tingkat pertama dalam kasus kontrak eksklusif Oktober lalu.
Hanni, Haerin, dan Hyein telah kembali ke ADOR, sementara Minji dilaporkan masih mendiskusikan masa depannya dengan agensi tersebut. Sementara itu, Danielle terus memperjuangkan kasusnya di pengadilan.***
Editor : Irma Nurfajri

