Dishub: Lebih Dari 89 Ribu Kendaraan Padati Jalan KBB di Awal Libur Nataru 2025-2026, Lembang Jadi Tujuan Favorit
Lebih dari 89 ribu kendaraan melintas ke wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari pertama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Lebih dari 89 ribu kendaraan melintas ke wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada hari pertama libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) 2025-2026.
Kawasan wisata Lembang menjadi titik tertinggi kepadatan dengan lebih dari 45 ribu kendaraan yang melintas, menunjukkan antusiasme masyarakat mengisi libur yang juga bersamaan dengan cuti sekolah.
Data dari Dinas Perhubungan KBB melalui traffic counting pada Kamis 25 Desember 2025 pukul 00.00-15.00 WIB tercatat total 89.531 kendaraan yang melintas di dua kawasan padat, yakni Lembang dan Padalarang. Di Lembang sendiri, tercatat 45.094 kendaraan yang bergerak bolak-balik.
Rinciannya, 20.258 kendaraan datang dari arah Bandung ke Lembang (Selatan-Utara), sedangkan 24.836 kendaraan bergerak sebaliknya (Utara-Selatan). Kendaraan pribadi mendominasi dengan komposisi sepeda motor 62,31 persen dan mobil pribadi 31,9 persen.
"Saat melihat data khususnya di Lembang, memang ada peningkatan kemarin. Pas hari Rabu sekitar 44 ribu, kemarin (Kamis) naik jadi 45 ribu lebih," ungkap Kepala Dinas Perhubungan KBB, Mochammad Ridwan Evi, saat dikonfirmasi Jumat 26 Desember 2025.
Sementara itu, di kawasan Padalarang tercatat 44.437 kendaraan yang melintas. Sebanyak 20.170 kendaraan bergerak dari arah Cianjur ke Padalarang (Timur-Barat) dan 24.267 kendaraan sebaliknya (Barat-Timur).
"Sama seperti Lembang, kendaraan pribadi juga mendominasi dengan sepeda motor 60,23 persen dan mobil pribadi 29,76 persen," ungkapnya.
Selain itu, untuk menghadapi libur panjang yang berlangsung hingga awal 2026, Dishub KBB telah menyiagakan 145 personel yang ditempatkan di empat pos pelayanan, yakni Gerbang Tol Padalarang, BBS, Lembang, dan Tagog Padalarang.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan Kepolisian, khususnya Satlantas Polres Cimahi untuk menangani kemacetan yang potensial.
"Skema penganturan lalu lintas di titik-titik kemacetan nanti kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan, bersama Satlantas," jelasnya.
Selain personel, pengawasan juga dilakukan melalui 129 kamera CCTV yang terpasang di 59 titik persimpangan dan ruas jalan arteri.
Ridwan menerangkan, semua kamera dioperasikan secara terpusat dari ruangan Automatic Traffic Control System (ATCS) di kantor Dishub KBB, sehingga kondisi arus lalu lintas dapat diamati secara langsung.
"Kita bisa mengetahui situasi di lapangan secara real-time melalui ATCS. Ini membantu kita mengambil keputusan cepat jika ada kemacetan atau insiden," tambahnya.
Tak cuma itu, CCTV juga dipasang di kawasan yang berpotensi padat selama libur, seperti Lembang hingga Cisarua, Padalarang, dan kawasan BBS yang kini lebih ramai setelah terhubung langsung dengan Gerbang Tol Soroja. Jalur Kolonel Masturi juga menjadi perhatian lantaran memiliki beberapa tempat wisata.
"Volume kendaraan yang lewat jembatan BBS arah Cipatik-Soroja sudah mulai meningkat, jadi itu juga menjadi fokus pemantauan kita," tandasnya. ***
Editor : JakaPermana

