Kualitas Udara Bandung Kategori Sedang, Farhan Soroti PM2,5 dan Emisi Kendaraan

Kualitas udara Kota Bandung berada dalam kategori sedang. Wali Kota Muhammad Farhan menyoroti polutan PM2,5, kondisi geografis cekungan, dan emisi kendaraan.

Kualitas Udara Bandung Kategori Sedang, Farhan Soroti PM2,5 dan Emisi Kendaraan
Kondisi perkotaan Bandung dengan aktivitas kendaraan yang turut memengaruhi kualitas udara.

INILAHKORAN.ID - kualitas udara di Kota Bandung belakangan mengalami fluktuasi. Berdasarkan pemantauan terbaru, kondisi udara Bandung berada dalam kategori sedang setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan kualitas.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, kondisi kualitas udara di Bandung memang mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Berdasarkan pemantauan secara real-time melalui situs iqr.com.id, kualitas udara saat ini masih berada dalam kategori sedang.

"Kalau berdasarkan data pemantauan real-time melalui iqr.com.id, kualitas udara Kota Bandung saat ini berada dalam kategori sedang," kata Farhan, Rabu (4/11/2026).

Meski mulai membaik, kualitas udara Kota Bandung masih perlu mendapat perhatian. Salah satu polutan yang menjadi perhatian adalah PM2,5, atau partikel halus yang dapat berasal dari berbagai sumber pencemaran termasuk emisi kendaraan bermotor.

Farhan menjelaskan, konsentrasi PM2,5 sempat mengalami peningkatan hingga menyebabkan kualitas udara memburuk. Namun berdasarkan pemantauan terbaru, kondisinya mulai menunjukkan penurunan.

"Kondisinya saat ini cenderung mengalami penurunan, setelah sebelumnya sempat memburuk," ucapnya.

Menurut dia, kondisi geografis Kota Bandung yang berada di wilayah cekungan turut memengaruhi kualitas udara. Faktor lain yang tidak kalah berpengaruh, adalah tingginya aktivitas lalu lintas dengan jumlah kendaraan yang melintas setiap hari.

Kendaraan berbahan bakar solar atau diesel, menjadi salah satu sumber emisi yang perlu diperhatikan. Aktivitas kendaraan yang tinggi, berpotensi meningkatkan konsentrasi partikel polutan di udara.

"Karena itu, kualitas udara Bandung masih perlu dipantau secara berkala. Meski saat ini berada dalam kategori sedang, kondisi udara dapat kembali berubah dipengaruhi faktor geografis dan aktivitas kendaraan," ujar dia.


Editor : Ahmad Sayuti