Disnaker Cirebon Gelar Pelatihan Kerja Gratis DBH CHT untuk Tekan Pengangguran

Disnaker Kabupaten Cirebon membuka pelatihan kerja gratis melalui dana DBH CHT 2026. Program di BLK Plumbon ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja,

Disnaker Cirebon Gelar Pelatihan Kerja Gratis DBH CHT untuk Tekan Pengangguran
Peserta pelatihan DBH CHT Kabupaten Cirebon mempraktikkan pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana di UPTD BLK Plumbon./INILAHKORAN-Maman Suherman

INILAHKORAN.ID – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon menggelar program pelatihan kerja gratis yang didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT). Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran.

Pelatihan dipusatkan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Plumbon dan dilaksanakan secara bertahap sepanjang 2026. Peserta dibekali keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri agar memiliki daya saing di pasar kerja.

Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, mengatakan seluruh program pelatihan diberikan secara gratis kepada masyarakat dengan memanfaatkan anggaran DBH CHT.

"Program pelatihan kerja DBH CHT bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran," kata Novi.

Ia menjelaskan, sepanjang 2026 Disnaker Kabupaten Cirebon membuka berbagai jenis pelatihan yang mencakup beragam sektor strategis. Program tersebut antara lain Teknisi Komputer, Asisten Pembuat Pakaian, Pemeliharaan Berkala Kendaraan Ringan Sistem Injeksi, Tata Boga, Pembuatan Roti dan Kue, serta Anyaman.

Selain itu, tersedia pelatihan Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana, Tata Boga Lanjutan, Asisten Pembuat Pakaian Tingkat Lanjutan, Las Industri, Desainer Grafis Muda, Digital Marketing, hingga Pengoperasian Mesin Produksi.

"Seluruh pelatihan diberikan secara gratis dan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja serta dunia usaha," ujarnya.

Menurut Novi, kurikulum pelatihan dirancang mengikuti perkembangan kebutuhan industri sehingga lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.

"Pelatihan mencakup berbagai sektor strategis agar peserta memiliki daya saing yang lebih tinggi," katanya.

Tak hanya bertujuan meningkatkan peluang kerja, program ini juga diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru. Peserta didorong memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk membangun usaha mandiri, meningkatkan produktivitas, serta membuka lapangan pekerjaan.

Pelaksanaan pelatihan tidak hanya berlangsung di UPTD BLK Plumbon, tetapi juga menjangkau berbagai kecamatan melalui skema Mobile Training Unit (MTU) atau pelatihan berbasis masyarakat.

"Melalui program pelatihan kerja DBH CHT ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar lebih kompeten dan adaptif terhadap perkembangan dunia kerja," pungkas Novi.***


Editor : JakaPermana