Disnakertrans Jabar Gelar Bimtek Digital Marketing Dongkrak Kompetensi Disabilitas

Kemajuan zaman pada saat ini, tidak hanya memberi kemudahan tetapi juga sejumlah tantangan, salah satunya disrupsi teknologi 4.0.

Disnakertrans Jabar Gelar Bimtek Digital Marketing Dongkrak Kompetensi Disabilitas
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat menggelar bimbingan teknis (Bimtek) mengenai digital marketing, dimana melibatkan perwakilan kelompok disabilitas dari 27 kabupaten/kota se-Jabar. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Kemajuan zaman pada saat ini, tidak hanya memberi kemudahan tetapi juga sejumlah tantangan, salah satunya disrupsi teknologi 4.0.

Sebab itu, guna mendongkrak kompetensi penyandang disabilitas yang tidak sedikit bergerak di sektor UMKM, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat menggelar bimbingan teknis (Bimtek) mengenai digital marketing, dimana melibatkan perwakilan kelompok disabilitas dari 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Sehingga diharapkan para penyandang disabilitas mampu bersaing di dunia usaha, menghadapi tantangan disrupsi digital 4.0.

Kepala Disnakertrans Jabar Teppy Wawan Dharmawan menuturkan, kegiatan ini merupaka bentuk upaya Pemprov dalam memenuhi hak penyandang disabilitas yang termaktub pada Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 Pasal 55 Ayat 4 tentang penyandang disabilitas.

"Dengan mengikuti kegiatan bimbingan teknis digital marketing, diharapkan setiap penyandang disabilitas dapat memiliki wawasan, keterampilan dan pengetahuan tentang bagaimana cara memasarkan produk usahanya secara online, guna memperluas jangkauan area pemasaran produknya," kata Teppy usai pembukaan Bimtek di Kota Bandung, Rabu 12 Juni 2024.

Dia pun mendorong, kesempatan ini dapat dimaksimalkan sebaik mungkin oleh peserta, untuk mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya mengenai teknik marketing digital.

Terlebih sejumlah narasumber dari beberapa platform digital turut dilibatkan, guna membimbing bagaimana mengemas dan memasarkan produk secara digital.

"Bagaimana menguatkan keberadaan penyandang disabilitas dalam penumbuhan iklim dan potensi usaha, sehingga mampu tumbuh kembang jadi wirausaha individu maupun kelompok," ucapnya.

Dalam bimtek digital marketing bagi penyandang disabilitas 2024 ini, diikuti oleh puluhan peserta yang didampingi Disnaker kota/kabupaten.

Juga turut didukung Dinas Sosial Jabar, DP3AKB Jabar, Bappeda Jabar dan Universitas Padjadjaran dalam peningkatan kapabilitas penyandang disabilitas yang bergerak di bidang UMKM, untuk mengembangkan usahanya.


Editor : Doni Ramdhani