INILAH, Bogor - Kini, penyuluh Dinas Pertanian (Distan) Kota Bogor fokus melakukan pembinaan Kebun Organik Herbal Bejo di 68 kelurahan se-Kota Bogor. Selain program tersebut, Distan juga tetap melaksanakan program pendahulunya yakni kebun organik terpadu Bersih Indah Sehat dan Asri (BISA).
Kepala Bidang Penyuluhan Distan Kota Bogor Dian Herdiawan mengatakan, kedua program itu terus dilakukan pengembangan dan sosialisasi. Rencananya, program itu akan diadakan perlombaan tingkat kelurahan.
"Tahun 2019 ini, kita akan kembali menggelar lomba pemeliharaan taman herbal dan lomba pembangunan taman herbal di RW yang berbeda di setiap kelurahan se-Kota Bogor," kata Dian, Minggu (17/03/2019).
Menurutnya, kegiatan lomba itu intinya untuk menggairahkan pertanian urban farming. Dengan lahan yang terbatas di perkotaan, dia menuturkan warga tetap bisa memaksimalkan potensi dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga.
"Jadi menanamkan budaya bercocok tanam kepada masyarakat, selain itu tanaman juga bagus bagi penghijauan di Kota Bogor. Dengan lahan sedikit masyarakat bisa menanam cabai dan beberapa kebutuhan dapur," jelasnya.
Selain menanam untuk kebutuhan dapur, Dia menyebutkan ada pilihan menanam tanaman herbal yang banyak manfaatnya. Selain lebih mudah, hasil dari tanaman yang bisa dikonsumsi itu relatif lebih aman.
Dia menambahkan, pihaknya mengembangkan tanaman herbal yang sifatnya masyarakat bisa mengoptimalkan sumber daya yang ada.