Ditegur KLH, TPA Galuga Tinggalkan Open Dumping dan Gunakan Metode Sanitary Landfill
Sampah tidak lagi dibuang secara open dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Sampah tidak lagi dibuang secara open dumping di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, dengan besar anggaran Rp 17 miliar, akan membangun Sanitary Landfill.
Sampah pun diolah terlebih dahulu, di kolam air lindi, sebelum ditimbun tanah, sehingga tidak terjadi pencemaran lingkungan hidup.
"TPA Galuga di Tahun 2026 tidak lagi open dumping, tetapi akan menggunakan metode Sanitary Landfill dengan besar anggarannya sebesar Rp 17 miliar," ujar Plt Kepala DLH Kabupaten Bogor Teuku Mulya kepada wartawan, Jumat, 22 Agustus 2025.
Teuku Mulya menuturkan, pergantian metode dilakukan, bukan karena meninggalnya petugas DLH Kota Bogor di TPA Galuga.
Tetapi, karena Pemkab Bogor sudah ditegur tiga kali oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
"Bukan karena peristiwa meninggal dunia petugas atau pegawai DLH Kota Bogor, tetapi karena sudah ditegur oleh KLH," tutur Teuku Mulya.
Sekretaris DLH Kabupaten Bogor Dede Armansyah menambahkan bahwa Sanitary Landfill akan dilaksanakan di sisi timur TPA Galuga.
"Dengan metode Sanitary Landfill, selain lebih ramah lingkungan, pembusukan sampahnya akan lebih cepat," tambah Dede Armansyah.***
Editor : JakaPermana

