Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Tukang Odong-odong di Babakan Ciparay Viral
Seorang penjaga mainan odong-odong terekam melakukan tindakan tidak senonoh. Tukang odong-odong itu, memainkan alat kelaminnya saat anak-anak menjajal odong-odong miliknya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, bandung - Seorang penjaga mainan odong-odong terekam melakukan tindakan tidak senonoh. Tukang odong-odong itu, memainkan alat kelaminnya saat anak-anak menjajal odong-odong miliknya.
Dalam video yang beredar, tampak dua orang anak tengah menaiki odong-odong di bagian depan. Ketika tukang odong-odong itu sedang mengayuh pedal, terlihat ada gerakan tangan yang seakan mengeluarkan kemaluannya.
Dikonfirmasi kepada pihak kepolisian, aksi pelecehan seksual itu terjadi Kecamatan babakan ciparay, Kota Bandung. Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Kurniawan mengatakan, adapun aksi pelecehan terjadi pada m Sabtu, 18 Januari 2025, sekitar pukul 15.30 WIB tepatnya di Gang Lumbung IV, Kelurahan Babakan Ciparay, Kota Bandung.
Adapun perekam video diketahui merupakan warga di sekitar lokasi kejadian. Setelah viral di media sosial, Polisi kemudian mendatangi kediaman terduga pelaku inisial DS (45) di Jalan Samporah, Komplek Mutiara, Kabupaten Bandung. Kepada petugas, dia membantah telah melakukan tindakan tak senonoh itu.
Menurut pengakuannya, ia hanya mengeluarkan air kencing karena mengalami gangguan kesehatan yang menyebabkan kesulitan buang air kecil.
"Alasan terduga pelaku mengeluarkan air kencing saat mengayuh odong odong yaitu jika odong odong tersebut ditinggalkan anak yang sedang naik odong-odong akan jatuh," jelasnya.
Keadaan DS diperkuat oleh sang istri yang menunjukkan surat hasil pemeriksaan dokter kepada polisi. Di saat yang bersamaan, istri DS pun meminta maaf atas apa yang terjadi hingga menimbulkan kesalahpahaman.
"Saya meminta maaf atas video tersebut. Apapun yang dilakukan suami saya itu bukan kesengajaan atau ada hasrat melihat di lingkungan sekitar cuman itu suami saya sedang mengalami sakit," kata dia sembari menunjukkan surat dokter. ***
Editor : JakaPermana

