Dongkrak Angka UHC, Pemkot Bogor Anggarkan Rp45 Miliar
Usai rapat pemutakhiran data kepesertaan BPJS kesehatan dan iuran perangkat daerah semester I, Pemkot Bogor menganggarkan Rp45 miliar untuk memenuhi target universal health coverage (UHC) sebesar 95%.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Usai rapat pemutakhiran data kepesertaan BPJS kesehatan dan iuran perangkat daerah semester I, Pemkot Bogor menganggarkan Rp45 miliar untuk memenuhi target universal health coverage (UHC) sebesar 95%.
"Pada 2018 lalu, Kota Bogor sudah melewati target UHC yakni 95,85 persen. Sedangkan, pada 2020 ini UHC Kota Bogor turun menjadi 92,17 persen dari jumlah penduduk Kota Bogor yang sudah 1 juta lebih," ungkap Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat di Balai Kota Bogor, Rabu (26/8/2020).
Ade mengatakan, turunnya angka UHC Kota Bogor disebabkan adanya penonaktifan sejumlah peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan dari pemerintah pusat. Demi kembali tercapainya target UHC 95 persen, Pemkot Bogor menganggarkan dana Rp45 miliar untuk 200 ribu jiwa warga Kota Bogor yang belum terlindungi BPJS Kesehatan.
"Kesehatan itu kebutuhan dasar yang harus dijamin, semua penduduk Kota Bogor harus terlayani kesehatannya. Apalagi bidang kesehatan ini turut andil dalam mewujudkan Kota Ramah Keluarga," tegasnya.
Ade juga mengatakan, dirinya memerintahkan, seluruh perangkat daerah terkait dengan BPJS Kesehatan, seperti Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan aparatur wilayah bergerak untuk memenuhi kuota 200 ribu jiwa. (Rizki Mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

