DPRD Jabar Harap Evaluasi RAPBD Perubahan 2026 dari Kemendari Segera Turun

DPRD Jabar masih menanti hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap RAPBD Perubahan 2026. 

DPRD Jabar Harap Evaluasi RAPBD Perubahan 2026 dari Kemendari Segera Turun
Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara mengatakan, hingga Jumat (9/10/2026), hasil evaluasi Kemendagri belum diterima. Padahal, pihaknya telah menjadwalkan pembahasan tindak lanjut evaluasi pada 2-6 Oktober 2026, untuk mengakselerasi sejumlah program fisik. (dok)

INILAHKORAN.ID - DPRD Jabar masih menanti hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap RAPBD Perubahan 2026. 

Wakil Ketua DPRD Jabar MQ Iswara mengatakan, hingga Jumat (9/10/2026), hasil evaluasi Kemendagri belum diterima. Padahal, pihaknya telah menjadwalkan pembahasan tindak lanjut evaluasi pada 2-6 Oktober 2026, untuk mengakselerasi sejumlah program fisik.

"Evaluasi Kemendagri terkait APBD perubahan 2026 sampai hari ini belum kami terima. Ya, memang ini agak lama kami menunggu,” ujar Iswara di Kota Bandung, Minggu (11/10/2026).

Hasil evaluasi dari Kemendagri terkait RAPBD Perubahan 2026 lanjut Iswara, menjadi krusial karena turut menjadi penentu dari rencana opsi pinjaman daerah sebesar Rp3,4 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Keterlambatan tahapan anggaran diakuinya berpotensi mempersempit waktu pelaksanaan program, terutama proyek pembangunan fisik. Sebab, realisasi kegiatan tidak hanya bergantung pada proses lelang dan tender, tetapi juga membutuhkan waktu pengerjaan di lapangan.

“Karena ada yang cukup signifikan ini perubahan di 2026 ini. Jadi, kami sangat menunggu. Mudah-mudahan tidak terlalu lama, karena di dalamnya masih ada program-program kegiatan yang sifatnya fisik,” kata Iswara.

Pihaknya berharap, hasil evaluasi Kemendagri segera diterbitkan, agar agenda pembahasan berikutnya tidak kembali tertunda. Sehingga, program yang telah direncanakan masih memiliki waktu memadai untuk memasuki tahap pelaksanaan.

“Program yang sifatnya fisik tentunya butuh waktu. Tidak hanya tidak hanya lelangnya, tendernya, tapi juga pekerjaan fisiknya kan butuh waktu ya. Mudah-mudahan hari Senin turun (besok). Mohon doanya,” harapnya. 


Editor : Doni Ramdhani