DPRD Jabar Soroti Minimnya Fasilitas Pos Kesehatan di Rest Area Cimahi
DPRD Jabar memantau rest area di Kota Cimahi dan menyoroti minimnya fasilitas terutama privasi pasien
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Di tengah kesiapan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, persoalan fasilitas layanan kesehatan di rest area masih menjadi perhatian serius. Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah menyoroti keterbatasan sarana di Pos Pelayanan Kesehatan rest area KM 125, Cimahi.
Meski secara umum layanan dinilai telah berjalan baik, terutama dari sisi kesiapan tenaga medis dan dukungan sistem rujukan, ia menegaskan bahwa aspek fasilitas belum sepenuhnya mendukung pelayanan yang ideal.
“Alhamdulillah, secara umum tim yang bertugas sudah sangat siap dan solid. Mulai dari tenaga kesehatan di pos, ambulans yang standby, hingga dukungan rumah sakit yang telah dipersiapkan secara kolaboratif,” ujar Siti dikutip Kamis 26 Maret 2026.
Menurutnya, kehadiran pos kesehatan di rest area memang menjadi kebutuhan vital, mengingat tingginya mobilitas pemudik yang berisiko mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan. Namun, kondisi ruang pelayanan yang terbatas justru berpotensi mengurangi kualitas layanan yang diberikan.
Salah satu sorotan utama adalah belum optimalnya ruang yang mampu menjamin kenyamanan dan privasi pasien. Situasi semakin kompleks karena berbagai unsur petugas, mulai dari tenaga kesehatan hingga aparat keamanan, berada dalam satu area yang sama.
Hal ini, kata dia, menunjukkan perlunya pembenahan serius agar pelayanan tidak hanya sekadar tersedia, tetapi juga layak dan manusiawi.
Sebagai langkah perbaikan, Komisi V DPRD Jabar mendorong pemerintah untuk mulai merancang pembangunan pos kesehatan yang lebih representatif dan bersifat permanen di titik-titik strategis jalur mudik.
“Harapannya ke depan, pos pelayanan kesehatan ini bisa memiliki ruang yang lebih mandiri dan permanen. Ini penting untuk menjaga privasi pasien sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Ia memastikan, catatan tersebut akan menjadi bahan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar segera ditindaklanjuti melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat.
Dengan peningkatan fasilitas yang lebih memadai, layanan kesehatan di rest area diharapkan tidak hanya responsif secara personel, tetapi juga mampu menghadirkan standar kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat selama momentum Lebaran.
Editor : Ahmad Sayuti

