DPRD Kota Bogor: Kok UN Madrasah Ibtidaiyah Bayar?

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Bogor Ahmad Aswandi menampung aspirasi puluhan anggota KKMI Kota Bogor di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor, Rabu (10/4/2019) sore. Pria yang a

DPRD Kota Bogor: Kok UN Madrasah Ibtidaiyah Bayar?
INILAH, Bogor – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Bogor Ahmad Aswandi menampung aspirasi puluhan anggota KKMI Kota Bogor di Gedung Serbaguna DPRD Kota Bogor, Rabu (10/4/2019) sore. Pria yang akrab disapa Kiwong itu akan mendorong KKMI bertemu Plh Wali Kota Bogor Ade Syarif Hidayat dan Kepala Dinas Pendidikan Disdik Kota Bogor Fahrudin.
 
Ahmad mengatakan, pihaknya baru mengetahui UN tingkat MI harus membayar Rp36.500 per siswa. Karena itu, dewan segera bergerak cepat menelusuri kesalahannya sehingga ada kesetaraan atau tidak ada lagi diskriminasi.
 
"Setahu kami, sembilan tahun sekolah itu benar gratis. Kok kenapa masih ada yang bayar? Ujian kok bayar? Saya tegaskan, pendidikan dasar sekolah sembilan tahun itu gratis," tegasnya.
 
Ahmad mengatakan, dirinya berkomitmen memperjuangkan aspirasi para kepala MI se-Kota Bogor dan akan mengkomunikasikannya  dengan Plh Wali Kota Bogor Ade Syarif Hidayat. Penyelesaian harus disegerakan karena waktu UN sudah semakin dekat.
 
"Kami akan mencoba komunikasi dengan Plh Wali Kota dan Kadisdik Kota Bogor untuk mengurai ini. Caranya berkumpul bareng, mencari solusinya," pungkasnya.


Editor : inilahkoran