Drama Mendatang Kim Seon Ho Hadapi Jadwal Tak Pasti Buntut Kontroversi Pajak
Drama baru Kim Seon Ho bareng Suzy 'Portraits of Delusion' hadapi jadwal tayang yang belum pasti karena kontroversi pajak aktornya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Setelah 'Can This Love Be Translated?' bersama Go Youn Jung, Kim Seon Ho selanjutkan akan membintangi drama baru dengan Suzy yang tayang tahun 2026 ini.
Baru-baru ini, tim produksi di balik drama orisinal Disney+ 'Portraits of Delusion' menyatakan dengan hati-hati bahwa belum ada tanggal rilis resmi yang ditetapkan.
“Saat ini belum ada waktu atau jadwal rilis yang dikonfirmasi. Kami akan memberikan pembaruan setelah ada informasi baru,” kata tim produksi drama baru Kim Seon Ho tersebut.
Berlatar di Gyeongseong pada tahun 1935, 'Portraits of Delusion' adalah drama romantis misteri yang dibintangi oleh Kim Seon Ho bersama Bae Suzy.
Meskipun sebelumnya diumumkan akan dirilis pada paruh kedua tahun ini, platform tersebut belum mengkonfirmasi jendela penayangan perdana yang spesifik.
Situasinya serupa untuk proyek-proyek Kim Seon Ho lainnya. Menurut sumber internal industri, drama 'Unfriend' (judul sementara) yang pernah dibahas sebagai drama original TVING potensial, gagal mendapatkan jadwal tayang di tahap awal.
Keputusan ini, menurut sumber tersebut, dibuat secara independen dari kontroversi pajak yang sedang dihadapi Kim Seon Ho.
Sementara itu, drama tvN 'The Assemblyman Protects' (judul sementara) dilaporkan masih dalam tahap pra-produksi.
Proyek ini belum memasuki tahap syuting, dan baik jadwal tayang maupun detail program resminya belum dikonfirmasi.
Kim Seon Ho baru-baru ini menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa dia menerima penghasilan dari dunia hiburan melalui perusahaan perorangan yang didirikan atas nama keluarganya.
Tuduhan tersebut mengklaim bahwa orang tuanya terdaftar sebagai direktur internal perusahaan dan dana disalurkan melalui rekening perusahaan, pertama kali dibayarkan sebagai gaji kepada orang tuanya sebelum ditransfer kembali kepadanya.
Klaim tambahan menunjukkan bahwa biaya hidup dan biaya perawatan kendaraan dibayar menggunakan kartu kredit perusahaan, menimbulkan kecurigaan pengurangan kewajiban pajak perusahaan melalui pemrosesan pengeluaran.
Sebagai tanggapan, agensinya, Fantagio, mengklarifikasi bahwa perusahaan tersebut didirikan untuk produksi teater dan kegiatan terkait, menyangkal adanya penghindaran atau penggelapan pajak yang disengaja.
Agensi tersebut menyatakan bahwa perusahaan tersebut telah menghentikan operasinya dan saat ini sedang dalam proses penutupan sesuai dengan prosedur hukum.
Seiring berlanjutnya kontroversi, jadwal rilis proyek-proyek yang dinantikan Kim Seon Ho masih belum jelas, membuat para pengamat industri dan penggemar memantau dengan cermat bagaimana situasi ini akan berkembang dan apakah akan berdampak pada karier aktingnya di masa mendatang.***
Editor : Irma Nurfajri

