Drama Tiga Penalti Tak Mampu Selamatkan Internacional dari Kekalahan di Tangan Gremio
Drama kartu merah dan penalti gagal terjadi di penghujung laga Internacional vs Gremio. Duel lanjutan Kompetisi Serie A Brazil ini pun berakhir 2-3.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Porto Alegre – Drama kartu merah dan penalti gagal terjadi di penghujung laga Internacional vs Gremio. Duel lanjutan Kompetisi Serie A Brazil ini pun berakhir 2-3.
Dua gol tuan rumah pada pertandingan Internacional vs Gremio dalam lanjutan Kompetisi Serie A Brazil ini dijaringkan melalui eksekusi penalti Alan Patrick. Tapi, dia justru gagal melakukan eksekusi ketiga, membuat Internacional harus kalah.
Pertandingan Internacional vs Gremio dalam lanjutan Kompetisi Serie A Brazil berlangsung di Stadion Jose Pinheiro Borda, Polto Alegre, Senin 22 September 2025.
Laga Internacional vs Gremio sudah berlangsung panas sejak awal. Itu berawal dari peristiwa di menit ke-15 saat terjadi pelanggaran di kotak penalti Internacional.
Wasit awalnya mengabaikan desakan pemain Internacional untuk memberikan hadiah penalti. Tapi, setelah melakukan kaji ulang lewat VAR, wasit Marcelo de Lima memutuskan penalti untuk Internacional.
Alan Patrick tampil sebagai algojo. Dia menjalankan tugas dengan baik, mengirim bola ke sudut yang sulit dijangkau kiper Tiago Volpi.
Tapi, keunggulan Internacional hanya bertahan delapan menit. Gremio langsung menyamakan kedudukan lewat melalui Carlos Vinicius.
Marlon menunjukkan teknik yang hebat. Dia mengirim umpan cantik ke kotak penalti lawan. Di sana, Carlos Vinicius sudah menunggu untuk menanduk bola ke gawang tuan rumah.
Drama kian memanas menjelang akhir babak pertama. Wasit lagi-lagi menghadiahkan tendangan penalti untuk Internacional setelah terjadi pelanggaran dan memeriksanya melalui VAR.
Alan Patrick lagi-lagi menjalankan tugas sebagai eksekutor. Dia mengirim bola ke kanan gawang tanpa bisa diselamatkan kiper Tiago Volpi.
Tapi, dua menit kemudian, Andre Henrique menyamakan kedudukan. Dia menyundul umpan silang Willian untuk menjebol gawang Internacional.
Laga panas terus berlangsung di babak kedua. Rafael Borre menyia-nyiakan kesempatan membuat Internacional kembali unggul pada menit ke-54. Mendapat ruang tembak di kotak penalti, tendangannya malah melebar.
Sebaliknya, di menit ke-63, Gremio memanfaatkan peluang terbaiknya untuk berbalik unggul melalui Alysson.
Gol tersebut bermula dari umpan lambung Andre Henrique ke arah Alysson. Alysson memotong masuk ke kotak penalti dan menaklukkan kiper Internacional melalui tendangan terarah ke pojok gawang.
Gremio harus berjuang dengan 10 pemain di 17 menit terakhir. Itu terjadi setelah Arthur Melo melakukan pelanggaran keras terhadap lawan.
Internacional terus menekan lawan menjelang akhir pertandingan. Ricardo Mathias hampir saja menyamakan kedudukan kalau saja sundulannya di menit ke-81 tak diselamatkan kiper lawan.
Drama kian menegangkan memasuki injury time. Internacional kehilangan Alexander Bernabel di menit ke-90, setelah menerima kartu kuning kedua.
Tujuh menit memasuki injury time, Internacional mendapatkan hadiah penalti setelah Andre Henrique menjatuhkan lawan di kotak penalti.
Tapi, Alan Patrick yang lagi-lagi ditugaskan sebagai eksektutor, kali ini gagal menjalankan tugasnya. (*)
Editor : Zulfirman

