Driver Ojol Dibegal, Perut Ditusuk Rp2 Juta Raib
Seorang driver ojek online (ojol) jadi korban begal di Jalan Babakan Loa RW 07, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (3/2/2020) malam. Korban kini terbaring di rumah sakit lantaran mengalami luka tusuk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Seorang driver ojek online (ojol) jadi korban begal di Jalan Babakan Loa RW 07, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin (3/2/2020) malam. Korban kini terbaring di rumah sakit lantaran mengalami luka tusuk.
Berdasarkan informasi, korban dipepet dua sepeda motor dengan pelaku diduga lebih dari satu orang setelah mengantarkan penumpang di wilayah tersebut. Korban kini tengah ditangani tim medis di RSHS Bandung.
Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohanes Redhoi Sigoro membenarkan insiden penusukan terhadap korban. Saat ini pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Iya benar. Keluarga korban sudah lapor, dan tengah kita tangani," katanya, Selasa (4/2/2020).
Hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus penusukan terhadap pengemudi ojol tersebut. Keterangan awal, para pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu merampas barang berharga milik korban seperti dompet dan uang sebesar Rp2 juta.
Setelah merampas barang milik korban, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan korban ditinggal begitu saja dengan luka tusuk pada bagian perut dengan kedalaman 3-4 sentimeter dan lebar 1/2 sentimeter.
"Pelaku diduga menggunakan obeng. Korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk dilakukan perawatan," ujarnya.
Sementara itu saudara korban Irwan Maulana mengaku langsung mendatangi lokasi kejadian saat dihubungi temannya jika Deden jadi korban pembegalan.
"Kejadiannya sekitar jam 9 (malam). Dipepet sama dua motor, ada empat orang," katanya.
Setelah datang ke TKP, Deden sudah tergeletak setelah bagian perutnya ditusuk pelaku. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Dustira, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS).
"Enggak tau melawan atau enggak, saya taunya udah ditusuk di perut. Katanya mau dioperasi," katanya. (Ahmad Sayuti)
Editor : Doni Ramdhani

