Dua Kata Ini yang Keluar dari Mulut Grigor Dimitrov Setelah Mundur dari Wimbledon

Grigor Dimitrov meninggalkan Wimbledon 2025 sambil menangis. Hanya dua kata terucap dari mulutnya.

Dua Kata Ini yang Keluar dari Mulut Grigor Dimitrov Setelah Mundur dari Wimbledon
Jannik Sinner mencoba membantu Grigor Dimitrov setelah petenis Bulgaria itu meregang kesakitan akibat cedera otot dada di Wimbledon 2025. (X @wimbledon)

INILAHKORAN, LondonGrigor Dimitrov meninggalkan Wimbledon 2025 sambil menangis. Hanya dua kata terucap dari mulutnya.

Grigor Dimitrov, petenis asal Bulgaria, harus menyerahkan tiket Wimbledon 2025 setelah mundur dari Wimbledon. Padahal, saat itu dia sedang memimpin 6-3, 7-5, 2-2 menghadapi unggulan utama Jannik Sinner.

Saat itu, Grigor Dimitrov terjatuh ke rumput sambil memegang dadanya. Baru saja dia melakukan servis ace yang tak bisa dikembalikan Jannik Sinner.

Grigor Dimitrov tampak sangat tidak nyaman setelah insiden itu. Jannik Sinner segera bergegas menyeberang ke wilayah lapangan lain dan mencoba menolongnya.

Petenis Bulgaria itu sempat mendapat perawatan medis setelah kembali ke kursinya di pinggir lapangan. Dia kemudian meninggalkan lapangan sejenak, sebelum kembali sambil menangis menjabat tangan Jannik Sinner, tanda menyerah.

Grigor Dimitrov meninggalkan Centre Court sambil disambut tepuk tangan meriah. Penonton memberikan dukungan untuknya.

Tapi, ia hampir tidak dapat mengangkat lengan kanannya untuk melambaikan tangan sebagai tanda terima kasih. Jannik Sinner menemaninya meninggalkan lapangan.

Jannik Sinner, petenis nomor satu dunia, maju ke perempat final Wimbledon untuk kedua kalinya. Tapi, petenis yang sudah memenangkan tiga gelar grand slam itu mengatakan pertandingan semacam itu bukan seperti yang dia inginkan.

Ironisnya, Jannik Sinner juga sempat meminta waktu istirahat medis di pertengahan set kedua karena cedera siku.

Ia tampak tidak nyaman setelah terjatuh di gim pembuka, tetapi mulai pulih saat Dimitrov cedera.

Jannik Sinner akan menjalani MRI pada Selasa untuk menilai keseriusan masalah sikunya.

“Itu adalah jatuh yang tidak menguntungkan. Saya melihat video dan tampaknya tidak terlalu parah. Tetapi saya masih merasakannya terutama saat melakukan servis dan forehand,” katanya dalam konferensi pers.

Grigor Dimitrov tak hadir dalam konferensi pers tersebut. Tapi, sebuah rekaman muncul saat sebelum dia menyatakan mundur sambil meringis kesakitan itu.

Dua kata terbaca dari mimik mulutnya. “Dada saya, dada saya,” katanya. (*)


Editor : Zulfirman