Dua Ormas Terlibat Bentrokan di Lembang, Satu Tewas dan Lainnya Luka-luka
Akibat bentrokan antar Ormas di Lembang tersebut, seorang anggota ormas dikabarkan tewas dan satu orang lainnya luka-luka akibat dikeroyok.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - bentrokan antara dua organisasi masyarakat (Ormas) di sebuah kafe di Jalan Raya Lembang, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terjadi pada Selasa 20 Januari 2026 malam.
Akibat bentrokan antar Ormas di Lembang tersebut, seorang anggota Ormas dikabarkan tewas dan satu orang lainnya luka-luka akibat dikeroyok.
“Benar kemarin kejadian pengeroyokan terhadap korban. Ada beberapa korban yang saat ini sudah kami lakukan pemeriksaan, yang mana salah satu di antaranya meninggal dunia,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra dalam keterangan resmi Kamis 22 Januari 2026.
Kendati begitu, Niko mengakui, pihaknya masih mendalami penyebab dan motif di balik peristiwa tersebut. Saat ini fokus utama adalah menjaga kondisi daerah Lembang tetap kondusif pascakejadian.
“Itu (penyebabnya) masih kami dalami ya, karena ada korban juga masih kami mintakan keterangan," ujarnya.
"Terkait dengan motif maupun hal-hal lain nanti akan kami sampaikan lebih rinci pada rilis selanjutnya,” jelasnya.
Untuk mencegah terjadinya keributan lanjutan, polisi segera menghubungi pentolan masing-masing Ormas di Bandung Barat.
Hasilnya, kedua pihak Ormas yang terlibat hadir di Polres Cimahi dan sepakat untuk menjaga ketertiban.
“Intinya, kita sepakati untuk menjaga kondusivitas yang ada dan bisa memastikan bahwa situasi di Lembang tidak ada permasalahan, tidak mencekam, dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan,” ucapnya.
Perwakilan salah satu Ormas, Wisnu, mengucapkan maaf sekaligus belasungkawa atas peristiwa tersebut. Ia menjamin akan membina anggota dan menyerahkan seluruh penanganan kasus ke pihak berwenang.
“Kami memohon maaf dan menyampaikan belasungkawa. Kami memastikan akan membina anggota lainnya, dan menyerahkan kasus ini ke kepolisian,” kata Wisnu.
Hal yang sama juga disampaikan pentolan Ormas lain yang terlibat, Rudi Irianto. Ia menegaskan tidak akan ada aksi lanjutan dari anggota ormasnya dan sepakat menjaga stabilitas daerah.
“Kami serahkan sepenuhnya ke kepolisian, kami pastikan tidak akan ada aksi lanjutan dari anggota kami di Bandung Barat dan sepakat menjaga kondusifitas,” tegas Rudi.***
Editor : Ahmad Sayuti

