Ingin Tektok Gunung Ciremai? TNGC Keluarkan Aturan Ketat soal Pendakian
TNGC mengeluarkan imbauan penting bagi para pendaki yang berencana melakukan pendakian tektok atau naik-turun dalam satu hari di Gunung Ciremai.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) mengeluarkan imbauan penting bagi para pendaki yang berencana melakukan pendakian tektok atau naik-turun dalam satu hari di Gunung Ciremai.
Aturan ini diterbitkan demi menjaga keselamatan pendaki sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di gunung tertinggi Jawa Barat tersebut.
Melalui unggahan resmi Instagram, pengelola TNGC menegaskan bahwa pendakian tektok bukan aktivitas sembarangan dan hanya diperuntukkan bagi pendaki dengan kesiapan fisik, pengalaman, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
1. Pendakian tektok Bukan untuk Pendaki Pemula
TNGC menegaskan bahwa pendakian tektok tidak direkomendasikan bagi pendaki pemula. Pendaki wajib memiliki pengalaman dan kemampuan fisik yang memadai karena jalur Gunung Ciremai dikenal panjang dan menantang.
2. Wajib Berkelompok Minimal Empat Orang
Demi keamanan, pendaki tektok diwajibkan berkelompok minimal empat orang. Pendakian berkelompok dinilai lebih aman karena memungkinkan adanya bantuan jika terjadi kondisi darurat di jalur pendakian.
3. Sertifikat Trail Run Jadi Syarat Tambahan
Pendaki juga diminta memiliki keterangan atau sertifikat mengikuti event trail run dalam enam bulan terakhir. Sertifikat ini menjadi bukti kesiapan fisik dan daya tahan tubuh untuk melakukan pendakian cepat tanpa menginap.
4. Keberangkatan Maksimal Pukul 04.00 WIB
TNGC menetapkan aturan waktu keberangkatan, yakni maksimal pukul 04.00 WIB. Aturan ini bertujuan memastikan pendaki memiliki waktu yang cukup dan tidak terjebak kondisi gelap atau cuaca ekstrem di jalur pendakian.
5. Turun dari Puncak Paling Lambat Pukul 12.00 WIB
Pendaki tektok diwajibkan sudah turun dari puncak maksimal pukul 12.00 WIB. Pembatasan waktu ini dilakukan untuk mengurangi risiko kelelahan, hipotermia, serta perubahan cuaca yang kerap terjadi pada siang hingga sore hari.
6. Wajib Menandatangani Surat Pernyataan
Sebagai bentuk tanggung jawab, pendaki harus menandatangani surat pernyataan. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa apabila pendaki tidak mematuhi aturan dan terjadi kecelakaan, maka kejadian tersebut berada di luar tanggung jawab mitra pengelola dan Balai TNGC.
Balai TNGC mengimbau seluruh pendaki agar mematuhi syarat dan aturan pendakian tektok Gunung Ciremai. Keselamatan dan kesehatan pendaki menjadi prioritas utama, mengingat medan Gunung Ciremai yang panjang, terjal, dan memiliki risiko tinggi jika tidak dipersiapkan dengan matang.
Editor : Firda Rachmawati


