INILAHKORAN, Bogor-Pelatih tim nasional Indonesia Sin Tar Yong memanggil dua penggawa
persikabo 1973, yaitu Dimas Drajad dan Syahrul Trisna untuk melakoni dua pertandingan uji coba bertajuk FIFA Matchday melawan
timnas Curacao.
Skuad
sin tae yong dijadwalkan bertemu sebanyak dua kali melawan
timnas Curacao, masing-masing pada 24 dan 27 September, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Stadion Pakansari, Cibinong.
Menanggapi pemanggilan Din Tae Yong terhadap dua anak asuhnya, pelatih
persikabo 1973, Djajang Nurdjaman menyebut itu langkah yang sangat tepat.
"Dimas Drajad dan Syahrul Trisna layak mendapatkan tempat di
timnas Sepakbola Senior karena memiliki kualitas sangat bagus dan tidak jauh berbeda dengan pemain asing yang ada di Liga 1," ujar Djajang Nurjaman kepada wartawan, Senin, (19/09/2025).
Djanur-sapaan akrab Djajang Nurdjaman menuturkan membela
timnas itu sama dengan ketika prajurit Tentara Negara Indonesia (TNI)membela negara.
"Jadi, selain kualitas individu yang harus bagus dan layak membela
timnas, attitude juga harus sama baiknya. Jangan, sampai pemain
timnas punya prilaku buruk. Dan saya pastikan kedua pemain
persikabo yang dipanggil
timnas, Dimas Drajad dan Syahrul Trisna mempunyai attitude sangat bagus sekali," tutur Djanur.
Dimas Drajad dan Syahrul Trisna, kata mantan Pemain dan Pelatih Persib Bandung. Termasuk pemain yang dipanuti oleh pemain
persikabo lainnya, terutama para pemain muda.
"Mereka berdua merupakan pemain panutan dan senior di
persikabo 1973, Saya berharap Dimas Drajad dan Syahrul Trisna mampu memanfaatkan moment ini untuk menujukan kemampuan terbaiknya untuk negara. Karena, dengan membela
timnas maka sebuah kebanggan akan didapat karena tidak semua bisa membela
timnas, hanya pemain-pemain terbaik yang masuk ke dalam
timnas Indonesia," tukasnya. (Reza Zurifwan)***