Dua Penalti Gagal, Bojan Hodak: Apalagi yang Perlu Disampaikan ke Bobotoh?

Pelatih Bojan Hodak merasa tak perlu bicara soal bobotoh atas hasil imbang Persib Bandung saat berjumpa PSIM Yogyakarta di laga ketiga Super League 2025-2026.

Dua Penalti Gagal, Bojan Hodak: Apalagi yang Perlu Disampaikan ke Bobotoh?

INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Bojan Hodak merasa tak perlu bicara soal bobotoh atas hasil imbang Persib Bandung saat berjumpa PSIM Yogyakarta di laga ketiga Super League 2025-2026.

Menurut Bojan Hodak, tidak ada lagi yang perlu disampaikan ke bobotoh. Apalagi Persib Bandung gagal memanfaatkan dua peluang penalti yang didapatkan.

Alhasil, Persib harus puas bermain 1-1 saat berhadapan dengan PSIM di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta, Minggu, 24 Agustus 2025.

“Setelah dua penalti gagal, tidak ada lagi yang perlu disampaikan. Kami seharusnya bisa menang tapi ini sepak bola. Ketika gagal memanfaatkan peluang, maka tim tidak bisa menang,” ujar Bojan Hodak. 

Ya, Persib gagal memanfaatkan dua penalti yang didapatkan. Pertama dialami Uiliam Barros di menit 71 saat Maung Bandung tertinggal 0-1 dari PSIM Yogyakarta. 

Lalu penalti kedua yang gagal terjadi pada Marc Klok di penghujung pertandingan. Padahal pada laga tersebut, Persib sudah berhasil menyamakan kedudukan melalui Patricio Matricardi di menit 90+6. 

Namun tendangan Marc Klok yang mengarah ke posisi tengah, mampu ditepis kiper Cahya Supriadi. Sehingga laga Persib kontra PSIM berakhir imbang 1-1. 

“Tapi hal bagusnya adalah kami bisa kembali mengejar ketertinggalan, hampir sama dengan pertandingan sebelumnya, tapi saat itu kami tidak fokus,” kata Bojan.

Pelatih asal Kroasia ini memastikan Persib lebih bagus saat memasuki masa injury time. Sayangnya peluang terakhir gagal dimanfaatkan dengan baik.

“Menurut saya, kami ada perbaikan terutama di lini pertahanan. Tapi dari penyerangan masih ada ruang untuk diperbaiki,” bebernya. (*)


Editor : Zulfirman