Duel Panas Persebaya vs Arema FC, Bajul Ijo Ingin Putus Tren Kemenangan Singo Edan
Duel Persebaya vs Arema di Stadion Kapten I Wayan Dipta dalam lanjutan Liga 1 bakal menentukan persaingan juara lima tim teratas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Duel panas bakal tersaji dalam lnjutan Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Rabu 23 Februari 2022. Persebaya vs Arema dalam tajuk derby Jatim.
Duel Persebaya vs Arema sangatlah krusial dalam menentukan arah persaingan juara Liga 1 musim ini.
Hasil Persebaya vs Arema akan berpengaruh terhadap peluang lima klub teratas penghuni papan atas Liga 1.
Baca Juga: Peluang Kecil, Bandung United Mustahil Promosi ke Liga 2 Musim Depan
Persebaya masih menempati posisi kelima dengan koleksi 48 poin. Sementara Arema kokoh di puncak klasemen dengan 55 poin.
Asisten Pelatih Persebaya, Mustaqim menyebut timnya begitu percaya diri memutus tren tidak terkalahkan yang dimiliki Arema di Liga 1.
"Kami sangat ingin memutus rantai kemenangan Arema FC," kata Asisten Pelatih Persebaya Mustaqim pada konferensi pers virtual yang diikuti dari Surabaya, Selasa 22 Februari 2022.
Menurut dia, laga Persebaya melawan Arema FC adalah paling ditunggu dan dipimpin wasit berkualitas sehingga tampil menarik serta menghibur.
Baca Juga: Heboh DPRD Bandung Ingin Belanja 47 Ponsel Seharga Rp1 Miliar, Pengamat: Memilukan Lah...
"Yang paling penting, kami berharap mampu meraih poin penuh untuk tetap bersaing di jalur perebutan juara," katanya menambahkan.
Arema FC tercatat belum terkalahkan di 23 pertandingan terakhir, sedangkan Persebaya sempat menjaga tren positif sebelum dikalahkan Bhayangkara FC dan Persipura beberapa pekan lalu.
"Catatan bagus Arema membuat kami semakin termotivasi untuk mengalahkannya. Pemain sudah sangat siap dan akan bekerja keras di lapangan sampai wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir," katanya menegaskan.
Baca Juga: 2 Cara Ini Bakal Bikin Pasangan Tambah Cinta dan Sayang, Ustadz Hanan Attaki: Nabi Sudah Praktekan
Kendati tidak diperkuat kapten Arif Satria dan Marselino Ferdinan yang dihukum satu kali pertandingan akibat akumulasi kartu kuning, Mustaqim tak khawatir karena timnya terbiasa dengan situasi seperti itu.
"Masih ada Rizky Ridho dan pemain lainnya. Sepak bola adalah permainan kolektif dan Persebaya tak bergantung kepada satu atau dua pemain. Siapapun yang dimainkan pelatih sudah siap dan tetap bermain seperti ciri khas Persebaya biasanya," tutur Mustaqim.
Sementara itu, Arema FC juga dipastikan tidak akan diperkuat striker Carlos Fortes yang sudah mencetak 16 gol karena akumulasi kartu kuning.
"Fortes hampir setiap pertandingan mencetak gol. Tanpa mengesampingkan peran pemain lain, absennya dia sedikit keberuntungan bagi kami. Tapi yang jelas tetap mewaspadai pemain lainnya karena akan membahayakan kalau kami lengah," katanya.
Bek Persebaya Surabaya Rizky Ridho juga berharap timnya mampu mencatatkan kemenangan dan tetap bersaing di papan atas klasemen sementara Liga 1.
"Semua pemain dalam kondisi siap dan semoga hasilnya besok sesuai harapan. Kami akan berjuang di lapangan dan selalu fokus pada tim. Kami mohon doa agar memenangi derby Jatim," kata bek timnas Indonesia tersebut.***
Editor : inilahkoran

