Efisiensi Anggaran, Kota Tasikmalaya Absen di Karnaval Budaya Rakernas Apeksi 2026

Pemkot Tasikmalaya dipastikan tidak ambil bagian dalam Karnaval Budaya yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Rakernas XVIII Apeksi di Kota Medan.

Efisiensi Anggaran, Kota Tasikmalaya Absen di Karnaval Budaya Rakernas Apeksi 2026
Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullah mengatakan, panitia mewajibkan setiap daerah mengirimkan sedikitnya 20 peserta untuk mengikuti karnaval budaya. Sementara Kota Tasikmalaya tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Pemkot Tasikmalaya dipastikan tidak ambil bagian dalam Karnaval Budaya yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Apeksi di Kota Medan, 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Keputusan tersebut diambil karena keterbatasan jumlah delegasi yang diberangkatkan sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran.

Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullah mengatakan, panitia mewajibkan setiap daerah mengirimkan sedikitnya 20 peserta untuk mengikuti karnaval budaya. Sementara Kota Tasikmalaya tidak dapat memenuhi ketentuan tersebut.

"Minimal peserta untuk mengikuti karnaval budaya sebanyak 20 orang, sedangkan kami tidak bisa memenuhinya," ujar Asep, Senin (29/6/2026).

Menurut Asep, pembatasan jumlah peserta dilakukan agar pengeluaran daerah tetap terkendali. Delegasi yang diberangkatkan diprioritaskan berasal dari organisasi perangkat daerah yang memiliki keterkaitan langsung dengan agenda Rakernas.

Dia menegaskan, meski tidak mengikuti karnaval budaya, keikutsertaan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam Rakernas Apeksi tetap difokuskan pada pembahasan isu-isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah.

Selain menjadi forum koordinasi antarpemerintah kota, Rakernas Apeksi juga dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, hingga menjajaki peluang kerja sama dan investasi.

"Forum ini menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain yang dapat diterapkan di Kota Tasikmalaya," katanya.

Tak hanya itu, Pemkot Tasikmalaya juga akan memanfaatkan Indonesia City Expo (ICE) untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah. Beragam produk UMKM serta potensi sektor pariwisata akan dipromosikan kepada pengunjung dan calon investor.

Melalui ajang tersebut, Pemkot Tasikmalaya berharap dapat membuka peluang investasi baru, memperluas kerja sama antardaerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tasikmalaya.


Editor : Doni Ramdhani