Enggan Tergilas Tren, Pasar Baru Bakal Dilakukan Renovasi Total pada 2025
Kawasan perdagangan Pasar Baru kadung menjadi ikon wisata belanja di Kota Bandung. Lokasi tersebut menjadi magnet tersendiri bagi peminat fesyen. Bahkan, tak hanya di tataran domestik namun pamornya pun dikenal luas hingga wisatawan mancanegara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kawasan perdagangan Pasar Baru kadung menjadi ikon wisata belanja di Kota Bandung. Lokasi tersebut menjadi magnet tersendiri bagi peminat fesyen. Bahkan, tak hanya di tataran domestik namun pamornya pun dikenal luas hingga wisatawan mancanegara.
Meski demikian, PT Dam Sawarga Maniloka Jaya sebagai pengelola properti Pasar Baru berencana meningkatkan layanan lebih baik lagi kepada pengunjung. Marketing Director Untung BW mengatakan, strategi tersebut dilakukan dengan merenovasi total fasad Pasar Baru.
“Bukan cuma fasadnya saja, tapi interior dan sarana penunjang dan fasilitas lainnya di Pasar Baru itu akan dirombak total. Rencananya, pada awal 2025 mendatang akan dimulai. Pasar Baru ini akan direnovasi lebih baru lagi,” kata Untung di Bandung, Selasa 3 Oktober 2023.
Menurutnya, renovasi total itu akan memakan waktu satu hingga dua tahun ke depan. Lamanya proses pembangunan itu lantaran skema yang diambil tak meruntuhkan gedung secara keseluruhan dalam satu waktu. Namun, pembangunan akan dilakukan per dua lantai. Dengan dimikian, para pedagang di sejumlah tenant Pasar Baru tetap melakukan kegiatan ekonominya dengan berjualan produk andalannya.
“Intinya, ambience akan di-upgrade fungsionalnya tapi ikon pasarnya akan tetap. Proses renovasinya akan dilakukan per dua lantai dan semua lift dan eskalator akan diganti dengan yang baru. Dan para pedagang juga perekonomian jualannya gak terganggu,” tuturnya.
Secara umum, Untung menyebutkan pemugaran dilakukan tanpa mengubah struktur tulang bangunan. Namun, tampilan eksterior dan interior akan berubah total dan direnovasi mengikuti zaman.
Selain itu, dia memastikan proses renovasi total itu akan disosialisasikan kepada ribuan pedagang yang ada. Dia tak memungkiri rencana itu akan mengakibatkan gejolak namun hal itu terjadi lebih ke kepentingan ke pribadi. Pasalnya, selama proses berlangsung nanti Pasar Baru tidak akan ditutup yang artinya pedagang masih tetap bisa berjualan.
“Para pedagang tidak perlu merasa khawatir. Memang, penurunan trafik di awal-awal proses pasti terjadi tapi itu tidak akan berjalan lama. Penyegaran ini pun dilakukan seiring dengan perubahan habbit pengunjung pascapandemi,” tuturnya.
Untung menambahkan, renovasi total yang akan dilakukan itu mengacu ke pusat perbelanjaan Sarinah di Jakarta. Namun, lantaran citra Pasar Baru itu kadung menjadi pusat grosir perubahan yang akan dilakukan itu pun tak akan mengubahnya menjadi mal atau pusat perbelanjaan.
“Artinya, upgrade yang dilakukan itu terkait kenyamanan pengunjung saja. Setidaknya, fasilitas yang akan dihadirkan akan lebih instagrammable,” imbuhnya seraya menyebutkan sejauh ini jumlah kunjungan rata-rata ke Pasar Baru itu terhitung sebanyak 15.000 orang per hari.*** (dnr)
Editor : Doni Ramdhani
