Fabio Lefundes Akui Timnya Kesulitan Hadapi Persib
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundus mengakui keunggulan Persib dan anak asuhnya kesulitan untuk menciptakan gol
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes akui sulitnya menghadapi Persib. Terbukti, timnya hanya mampu meraih satu poin usai ditahan imbang 1-1 saat kedua tim bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 15 Maret 2026 malam.
Borneo FC bahkan harus kebobolan lebih dulu melalui Adam Alis pada menit ke-14. Tim berjulukan Pesut Etam ini baru bisa membalasnya pada menit ke-84 melalui Mariano Peralta, itupun dari titik penalti.
“Kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini karena kualitas pemain yang mereka miliki. Saya sudah mengatakan kemarin bahwa mereka memiliki pemain dengan kualitas yang sama di setiap lini, sehingga mereka mampu mempertahankan level performa yang sangat tinggi sepanjang pertandingan,” ujar Lefundes usai pertandingan.
Pelatih asal Brasil ini menilai para pemainnya sempat kehilangan fokus pada awal-awal pertandingan hingga akhirnya kebobolan. Setelah itu, timnya berusaha keras mengejar ketertinggalan.
“Kami sebenarnya sudah menyiapkan strategi permainan, tetapi strategi itu tidak berjalan sesuai harapan. Karena itu kami perlu melakukan perubahan, apalagi ketika Persib mulai bermain sangat bertahan dengan enam pemain di lini belakang,” tuturnya.
Menurutnya tidak mudah untuk bisa menembus pertahanan Persib. Diperlukan strategi individu yang tepat tanpa boleh melakukan kesalahan.
“Ketika Marcos masuk, kami bisa sedikit memperbaiki permainan karena kami kembali memainkan cara yang sebenarnya kami kuasai. Lalu ada momen ketika kami memutuskan untuk mengambil risiko. Kami harus mencetak gol, setidaknya untuk menyamakan kedudukan, dan setelah itu baru melihat apa yang bisa kami lakukan,” katanya.
Pelatih berusia 53 tahun ini menyayangkan beberapa peluang yang didapatkan para pemainnya tidak menghasilkan gol. Beruntung, timnya mendapatkan hadiah penalti yang mampu dimanfaatkan dengan baik.
“Satu-satunya peluang yang mereka miliki sebenarnya datang dari tendangan bebas atau serangan balik, dan itulah yang akhirnya terjadi. Dalam pertandingan seperti ini, ketika dua tim sama-sama bermain bagus, mendapatkan satu poin tentu lebih baik daripada tidak mendapatkan apa pun. Kekalahan akan menjadi hasil yang sangat buruk bagi kami,” katanya.
Lefundes lantas menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penonton yang hadir ke Stadion Segiri. Apalagi jumlahnya mencapai 12 ribu orang.
“Saya ingin mengatakan kepada mereka bahwa kejuaraan masih terbuka dan kami akan terus berjuang, seperti yang sudah kami lakukan selama 25 pekan memimpin klasemen. Suasana di sini sangat luar biasa. Para suporter membuat pesta yang indah, dan mereka sebenarnya pantas mendapatkan kemenangan dari kami. Namun hari ini kami hanya mendapatkan hasil imbang,” ucapnya.
Meski demikian, lanjutnya, inu bukan sekadar hasil imbang biasa. Hasil ini, dikatakannya, membuat Borneo FC tetap berada dalam persaingan.
“Kami masih memiliki sembilan pertandingan tersisa, dan kami akan berusaha memaksimalkan semuanya. Kami akan terus berjuang sampai akhir musim,” tegasnya.
Dengan hasil imbang ini, Borneo FC yang berada di posisi dua klasemen sementara masih terpaut empat poin dengan Persib Bandung yang berada di puncak klasemen sementara Super League 2025-2026.
Borneo FC juga masih terpaut dua poin dengan Persija Jakarta yang berada di posisi tiga lantaran tim berjulukan Macan Kemayoran itu juga meraih imbang 1-1 saat menjamu Dewa United.
Editor : Ahmad Sayuti

