Fakta Perawat Diduga Tukar Bayi di RSHS Bandung Ternyata Sudah 20 Tahun Bekerja

sosok perawat yang diduga terlibat, yang ternyata telah bekerja puluhan tahun di RSHS

Fakta Perawat Diduga Tukar Bayi di RSHS Bandung Ternyata Sudah 20 Tahun Bekerja
Fakta Perawat Diduga Tukar Bayi di RSHS Bandung Ternyata Sudah 20 Tahun Bekerja

INILAHKORAN.ID - Kasus dugaan penukaran bayi di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung (RSHS) mulai menemui titik terang. Sorotan kini mengarah pada sosok perawat yang diduga terlibat, yang ternyata telah bekerja puluhan tahun di rumah sakit tersebut.

Fakta ini terungkap saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan panggilan video langsung dengan pihak rumah sakit untuk meminta klarifikasi terkait kasus yang sempat viral tersebut.

Dalam percakapan itu, Asisten Manajer Keperawatan RSHS, Hari, mengungkapkan bahwa perawat yang bersangkutan bukanlah pegawai baru. Ia bahkan telah mengabdi lebih dari dua dekade dan berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Sudah berpengalaman lama di situ,” tanya Dedi dalam percakapan tersebut.

“Sudah, Pak. Sudah lebih dari 20 tahun,” jawab Hari.

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi tampak terkejut dengan lamanya masa kerja perawat tersebut, lalu langsung mempertanyakan langkah yang diambil pihak rumah sakit.

Menanggapi hal itu, pihak RSHS menyatakan telah melakukan klarifikasi internal dan berkoordinasi dengan direksi. Sebagai langkah awal, perawat yang diduga terlibat kini telah dinonaktifkan sementara dari pelayanan.

“Sebagai bentuk pembinaan, kami nonaktifkan dulu dari pelayanan untuk kami analisis lebih dalam,” jelas Hari.

Lebih lanjut, pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa sanksi tegas akan diberikan jika terbukti ada kelalaian, apalagi jika ditemukan unsur kesengajaan.

“Jika terbukti ada kelalaian, akan ada pencabutan kewenangan pelayanan, bisa sementara hingga permanen. Kalau ada unsur kesengajaan, bisa permanen,” tambahnya.


Editor : Firda Rachmawati