Fakta Unik All of Us Are, Serial Zombie Korea Berlatar Anak Sekolah

Serial drama Korea, All of Us Are Dead tayang di platform Netflix, berikut fakta-fakta unik yang harus diketahui sebelum nonton.

Fakta Unik All of Us Are, Serial Zombie Korea Berlatar Anak Sekolah
Drakor All of Us Are Dead sudah tayang Netflix mulai, Jumat 28 Januari 2022.

INILAHKORAN, Bandung - Serial drama Korea, All of Us Are Dead tayang di platform Netflix, berikut fakta-fakta unik yang harus diketahui sebelum nonton.

All of Us Are Dead memiliki jumlah 12 episode. Serial berlatar belakang sekolah ini memiliki sekumpulan fakta menarik.

Simak fakta unik All of Us Are Dead berikut ini:

Baca Juga: Sinopsis All of Us Are Dead, Serial Zombie yang Tayang di Netflix

1. Tempat yang menjadi latar belakang peristiwa menyebarnya virus zombi tersebut adalah buatan.

Sutradara film All of Us Are Dead menyebutkan bahwa gedung SMA Hyosan yang menjadi latar utama itu sengaja diatur oleh tim dengan lebar 100 meter dan memiliki empat lantai. Jadi Sekolah itu hanya buatan ya guys.

2. Seragam sekolah yang digunakan oleh para siswa sengaja dipilih warna hijau dan putih.

Bukan tanpa alasan, karena All of Us Are Dead menceritakan tentang zombie yang tak asing dengan darah, sutradara menginginkan warna darah tersebut agar terlihat lebih jelas.

Baca Juga: Dua Pendaki asal Arjasari Bandung Hilang di Gunung Malabar, Ini Identitasnya

3. Gerakan kompak yang terjadi kepada setiap siswa yang terinfeksi zombie itu ternyata sebuah koreografi yang telah dipersiapkan sebelumnya. Hal itu menghasilkan 12 episode yang menampilkan zombie dengan gerakan yang sama.

4. Pengambilan gambar dilakukan secara One-Take, di mana sutradara Lee memilih metode tersebut agar bisa mendapatkan hasil yang lebih realistis.

Tentu itu sangat beresiko, namun hal itu diminimalisir dengan cara para pemain latihan sepanjang hari.

Baca Juga: Rekomendasi Drama China Cocok Buat Temani Libur Imlek

5. Para pemain All of Us Are Dead dibintangi oleh aktor dan aktris muda yang namanya lumayan asing bagi para penonton. Hal itu sengaja dipilih untuk menghasilkan fenomena zombi yang lebih nyata. ***(Hafshah Nurhabibah)


Editor : inilahkoran