Farhan Ungkap RTH Kota Bandung di Bawah 15 Persen, Kolaborasi Warga Jadi Solusi
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mangajak warga untuk melakukan penghijauan karena RTH masih di bawah 15 persen
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kota Bandung terus mendorong penambahan kawasan hijau di tengah pesatnya pembangunan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyebut, ruang terbuka hijau (RTH) saat ini masih berada di bawah 15 persen sehingga penghijauan perlu terus diperluas.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penanaman pohon bukan hanya kegiatan penghijauan. Keberadaan vegetasi, penting menjaga ketersediaan air tanah dan meningkatkan ketahanan kota menghadapi perubahan iklim.
"Kalau dibandingkan antara pembangunan fisik dengan penghijauan, memang masih jauh. Tetapi upayanya tidak boleh berhenti. Ruang terbuka hijau kita masih di bawah 15 persen," kata Farhan, Jumat (31/7/2026).
Dia menuturkan, setiap penanaman pohon memiliki peran penting dalam menambah jumlah vegetasi sekaligus meningkatkan indeks ruang terbuka hijau Kota Bandung. Karena itu, pemerintah terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak memperluas kawasan hijau.
Farhan menilai, upaya menjaga lingkungan tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah. Peran masyarakat menjadi bagian penting agar program penghijauan berjalan secara berkelanjutan.
"Saya selalu mengatakan. Kalau masyarakat sudah punya inisiatif, pemerintah siap mendukung. Cara seperti ini jauh lebih efektif karena masyarakat ikut memiliki dan ikut menjaga hasil pembangunannya," ucapnya.
Salah satu contoh kolaborasi tersebut, dikemukakannya terlihat dari gerakan penghijauan yang dilakukan warga RW 09 Pasirwangi. Inisiatif warga itu, kemudian mendapat dukungan dari Pemkot Bandung sebagai bagian dari upaya memperbanyak ruang hijau.
Menurutnya, tantangan terbesar saat ini bukan hanya meningkatkan kesadaran masyarakat. Tetapi juga mempertahankan lahan hijau dari tekanan alih fungsi. Pembangunan dan kelestarian lingkungan, harus berjalan seimbang.
Selain memperluas ruang hijau, penghijauan juga menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana. Farhan mengingatkan kejadian angin kencang pada 3 April lalu yang menyebabkan hampir 100 pohon tumbang di sejumlah wilayah Kota Bandung.
"Itu menunjukkan Kota Bandung memiliki ketangguhan. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mencegah bencana agar dampaknya semakin kecil," ujar dia.
Pihaknya berharap, gerakan menanam pohon dapat terus berkembang dengan dukungan masyarakat. Dengan bertambahnya kawasan hijau, Bandung diharapkan menjadi kota yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim dan risiko bencana.
Editor : Ahmad Sayuti

