Farmasi Unjani Kombinasikan Pelaksaan Sumpah dan Janji Apoteker Lulusannya

Sebanyak 201 orang lulusan Program Studi (Prodi) Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Angkatan XXVII Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) diambil sumpah dan janji apoteker.

Farmasi Unjani Kombinasikan Pelaksaan Sumpah dan Janji Apoteker Lulusannya
istimewa

INILAH, Bandung - Sebanyak 201 orang lulusan Program Studi (Prodi) Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Angkatan XXVII Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) diambil sumpah dan janji apoteker.

Seremoni itu dilaksanakan di Aula Gedung Jenderal Mulyono, Jalan Terusan Jenderal Sudirman, Kota Cimahi, Rabu (8/7/2020) lalu.

Pada saat pandemi Covid-19 ini, pelaksanaan seremoni itu digelar dengan kombinasi secara online dan offline dengan menerapkan protokol kesehatan.

Menanggapi kombinasi seremoni tersebut, perwakilan PP Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Keri Lestari memuji penyelenggaraan yang menggabungkan secara luring dan daring.

“Ini adalah pertama kalinya diselenggarakan sumpah janji apoteker secara online dengan kombinasi luring dan daring berlangsung dengan sangat baik dan tertib,” kata Keri.

Apresiasi dan pujian juga disampaikan Sekretaris Sekretaris Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) Oos Fatimah Royati. Dia berharap, pelaksanaan sumpah dan janji apoteker yang dilaksanakan Fakultas Farmasi Unjani menjadi contoh bagi penyelenggaraan sumpah apoteker online lainnya di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Sementara itu, Dekan Farmasi Unjani Afifah B Sutjiatmo menyebutkan ke-201 lulusan itu sebelumnya menjalani Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI).

Mereka terdiri dari 158 orang perempuan dan 43 laki-laki yang berasal dari 22 provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Barat.

Dari 201 mahasiswa yang lulus UKAI itu terdapat 34 orang lulusan dengan predikat Pujian. Sementara dua orang mahasiswa menyandang predikat IPK tertinggi 3,96 yang diraih oleh Mierta Ayu Savitri (Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur) dan Firnanda Raafi'ulia Azhar (Kota Blitar, Jawa Timur).

Apoteker yang diambil sumpahnya itu diakui telah melalui UKAI dengan tingkat kelulusan tepat waktu sebesar 94,811%. Hasil ini merupakan hasil yang sangat baik dan membanggakan, dan diharapkan para lulusan akan terus meningkatkan pengetahuan mereka. (*)


Editor : Doni Ramdhani