Fasilitas Kesehatan Kota Bogor Masih Terbatas, Dedie Tawarkan Solusinya

Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor, Dedie Rachim menyoroti fasilitas kesehatan di Kota Bogor yang masih terbatas. Saat dirinya melakukan kegiatan kewilayahan, Dedie Rachim melihat banyak kebutuhan masyarakat.

Fasilitas Kesehatan Kota Bogor Masih Terbatas, Dedie Tawarkan Solusinya

INILAHKORAN, Bogor - Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor, Dedie Rachim menyoroti fasilitas kesehatan di Kota Bogor yang masih terbatas. Saat dirinya melakukan kegiatan kewilayahan, Dedie Rachim melihat banyak kebutuhan masyarakat.

Dedie Rachim menemukan masalah banyak titik kunjungannya yang ternyata jaraknya lumayan jauh dari fasilitas kesehatan. 

"Misalnya di wilayah Bogor Selatan, ada beberapa daerah yang kami jumpai yang konturnya sulit," ungkap Dedie kepada wartawan pada Selasa 29 Oktober 2024.

Dedie berjanji akan secepatnya melakukan pemetaan kembali. Mana saja wilayah yang diperlukan atau puskesmas yang yang perlu dibantu.

Meski begitu, Dedie menyadari, untuk merumuskannya, dia harus lebih dulu menghitung ketersediaan tenaga medis dan dokter, agar bisa memenuhi sarana dan prasarana fasilitas kesehatan yang ada di Kota Bogor.

"Masalah penambahan fasilitas kesehatan juga harus diimbangi dengan jumlah tenaga medis juga dokternya. Ini harus betul betul dihitung, tidak bisa berspekulasi," urai dia.

Dedie menjelaskan, apalagi ada temuan masalah fasilitas kesehatan ini harus sesegera mungkin diatasi. Puskesmas di Kota Bogor itu ada 27, sementara jumlah kelurahan ada sekitar 68. 

"Nah, apabila ditanya kurang, sudah pasti kurang," jelasnya.

Selain itu, Dedie Rachim juga melihat banyak sekali masalah ambulans. Jika mengacu pada peraturan Kementerian Kesehatan, harus menyertai tenaga medis dan dokter. Jadi ambulans yang ada sekarang masih tidak mengcover semua kelurahan. 

"Untuk sementara (masalah ambulans) kami pakai kendaraan serba guna dulu. Itu sudah jadi rencana kami ketika terpilih nanti," pungkas Dedie. ***


Editor : Ahmad Sayuti