Federico Valverde Jadi Bintang, Ini Makna Kemenangan Real Madrid vs Athletic Bilbao
Los Merengues memenangkan duel Real Madrid vs Athetic Bilbao di Kompetisi La Liga. Federico Valverde jadi bintangnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Madrid – Los Merengues memenangkan duel Real Madrid vs Athetic Bilbao di Kompetisi La Liga. Federico Valverde jadi bintangnya.
Kemenangan dalam duel Real Madrid vs Athletic Bilbao berkat gol tunggal Federico Valverde ini menguatkan hegemoni Los Merengues atas Athletic Bilbao di La Liga.
Federico Valverde mencetak gol kemenangan pasukan Carlo Ancelotti ini di menit ke-90+3 sekaligus menjaga rekor bagus Real Madrid vs Athletic Bilbao di La Liga.
Rekor apa? Real Madrid tak pernah kalah dalam 19 laga kandang terakhirnya menghadapi Athletic Bilbao.
Dari 19 pertemuan itu, Real Madrid memenangkan 16 laga di antaranya. Sedangkan sisa tiga pertemuan Real Madrid vs Athletic Bilbao berakhir imbang.
Terakhir kali Real Madrid kalah di kandang sendiri dari Athletic Bilbao terjadi pada Februari 2005 lalu. Saat itu, mereka menyerah 0-2.
Kemenangan Real Madrid vs Athletic Bilbao kali ini memperpanjang rekor mereka yang tak terkalahkan menghadapi klub mana pun di La Liga.
Tak hanya itu, Real Madrid juga menyelesaikan dua dari tiga laga di mana mereka tampil buruk di babak pertama musim ini dalam hal peluang mencetak gol.
Di babak pertama, Real Madrid hanya memiliki peluang mencetak gol 0,16. Ini merupakan salah satu yang terburuk selain saat menghadapi Arsenal 0,11 dan Valladolid 0,08.
Berkat kemenangan ini Real Madrid kokoh peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan 69 poin dari 32 pertandingan, terpaut empat poin dari Barcelona di posisi pertama.
Di sisi lain, Athletic Club masih menempati peringkat keempat klasemen sementara Liga Spanyol dengan 57 poin dari 32 laga, unggul lima poin dari Villarreal di posisi kelima.
Secara statistik Real Madrid unggul atas Athletic Club dengan 74 persen penguasaan bola dan melepaskan 22 tendangan yang tujuh di antaranya tepat sasaran.
Madrid memperagakan permainan menyerang sejak dimulainya pertandingan, akan tetapi hingga babak pertama selesai skor imbang tanpa gol tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Madrid menciptakan peluang terlebih dahulu melalui sundulan Jude Bellingham setelah menerima umpan silang, akan tetapi kiper Bilbao Unai Simon dapat melakukan penyelamatan.
Bellingham kembali mendapatkan peluang setelah menerima umpan sepak pojok dari Luka Modric, namun kali ini tendangannya masih menyampuing tipis dari gawang Bilbao.
Los Blancos mendapatkan peluang emas lewat tendangan keras Federico Valverde dari batas kotak penalti yang masih membentur tiang gawang.
Madrid akhirnya berhasil membobol gawang dari Bilbao melalui tendangan yang dilepaskan oleh Vinicius Junior, akan tetapi dianulir VAR karena adanya offside terlebih dahulu.
Ketika laga memasuki waktu tambahan babak kedua, berkat gol yang dicetak Valverde setelah menyambut bola rebound di luar kotak penalti dan membobol gawang Bilbao sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit 90+3. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan selesai. (*)
Editor : Zulfirman

