Gabriel Jesus Gerah Jadi Pelapis Aguero
Gabriel Jesus mulai gerah menjadi pelapis Sergio Aguero di Manchester City. Pemain asal Brasil itu ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak lagi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Manchester - Gabriel Jesus mulai gerah menjadi pelapis Sergio Aguero di Manchester City. Pemain asal Brasil itu ingin mendapatkan menit bermain lebih banyak lagi.
Jesus datang ke City pada Januari 2017. Pemain 22 tahun itu memang diproyeksikan sebagai penerus Aguero yang saat ini sudah menginjak usia 31 tahun.
Pelatih Pep Guardiola masih memercayakan lini depan City kepada Aguero. Jesus kesulitan menggeser Aguero karena penampilan pemain asal Argentina itu sangat stabil dan terus mencetak banyak gol.
"Saya berada dalam fase harus menunggu. Saya sudah hampir tiga tahun di sini dan memasuki musim keempat. Itu membuat saya ingin bermain lebih sering lagi," ujar Jesus, diktuip dari Daily Mail.
"Jelas sangat sulit bersaing dengan Aguero, legenda klub ini. Dia bermain baik ketika dimainkan dan saya juga melakukan hal yang sama. Saya bisa memahami keputusan Pep dan menghormati Sergio, sejarahnya di sini dan apa yang sudah dia berikan," katanya.
"Banyak orang menilai saya negatif, tapi mereka lupa saya berada di bangku cadangan bukan karena main buruk. Itu karena Aguero selalu tampil luar biasa. Saya sudah belajar untuk menunggu dan memahami kondisi ini," tambahnya.
Jesus mengaku kecewa dengan minimnya kesempatan bermain musim lalu, terutama saat menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Champions dimana City akhirnya tersingkir.
"Secara pribadi, musim lalu sangat sulit. Saya tak mendapatkan banyak kesempatan bermain di laga-laga penting. Saya ingat pertandingan melawan Tottenham di Liga Champions. Saya sangat frustrasi karena tak dimainkan dan tentu saja frustrasi karena City tersingkir," ungkapnya.
"Rasanya menyakitkan ketika Anda tak mendapatkan kesempatan main di laga penting, jadi saya sangat kecewa akhir musim lalu. Saya pikir itu hal wajar dan saya selalu bersikap profesional. Saya tetap tenang dan menutup musim main di final Piala FA dan mencetak dua gol," lanjut Jesus.
"Selama liburan, saya melihat ke depan dan proyek musim ini berbeda. Sejauh ini saya sudah bermain enam kali dan mencetak beberapa gol. Itu fokus saya. Saya tak mau mencuri posisi siapa pun di dalam tim. Semua terjadi secara natural," tandasnya. (Inilahcom)
Editor : Bsafaat

