Gabung Agensi Keluarga di Taiwan Diduga jadi Alasan Tzuyu TWICE Keluar dari JYP

Tzuyu TWICEdikabarkan akan bergabung dengan agensi keluarga di Taiwan dan fokus karier solo usai keluar dari JYP.

Gabung Agensi Keluarga di Taiwan Diduga jadi Alasan Tzuyu TWICE Keluar dari JYP
Tzuyu TWICE.

INILAHKORAN, Bandung - Tzuyu kabarnya akan lebih fokus pada aktivitas solo di Taiwan namun tetap melanjutkan aktivitas grupnya bersama TWICE.

Media Taiwan melaporkan bahwa Tzuyu TWICE mungkin sedang mempersiapkan babak baru dalam kariernya dengan mengakhiri kontrak eksklusif individunya dengan JYP Entertainment dan meluncurkan aktivitas solo di Taiwan.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh media Taiwan termasuk China Times, beberapa sumber industri mengklaim bahwa Tzuyu TWICE kemungkinan besar tidak akan memperbarui kontrak manajemen individunya dengan JYP.

Sebaliknya, Tzuyu dilaporkan akan mengejar proyek solo melalui Yuhai Entertainment, sebuah agensi Taiwan yang didirikan oleh orang tuanya.

Laporan-laporan tersebut menyatakan bahwa Yuhai Entertainment didirikan pada November 2025. 

Perusahaan ini terdaftar untuk beroperasi di 22 kategori bisnis, termasuk perencanaan konser, produksi dan distribusi musik, periklanan, dan manajemen artis. 

Alamat terdaftarnya dilaporkan sama dengan lokasi kafe yang dikelola oleh ibu Tzuyu TWICE.

Media lokal berspekulasi bahwa pendirian perusahaan ini dimaksudkan untuk mendukung aktivitas independen Tzuyu di masa depan.

Detail tambahan telah memicu spekulasi. Awal bulan ini, Tzuyu tampil solo di Kaohsiung Beer Rock Festival di Taiwan. 

Menurut laporan lokal, tidak ada manajer JYP Entertainment yang menemaninya ke acara tersebut, dan materi promosi dilaporkan memperkenalkannya dengan nama aslinya, Chou Tzuyu, bukan "Tzuyu TWICE."

Media juga kembali menyoroti kunjungan Tzuyu ke Taiwan tahun lalu, di mana fia dilaporkan bertemu dengan Chen Ze-shan, seorang produser musik veteran dan mantan kepala Warner Music Greater China. 

Chen juga dikabarkan membantu di balik layar pada acara Tzuyu baru-baru ini, yang memicu spekulasi bahwa dia dapat berperan dalam karier solonya di masa depan.

Namun, laporan tersebut masih berdasarkan sumber anonim dari industri hiburan. Baik JYP Entertainment maupun Tzuyu belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait klaim tersebut.

Tzuyu telah lama menjadi salah satu tokoh hiburan paling terkemuka di Taiwan. Pada tahun 2015, dia menjadi pusat kontroversi setelah muncul di sebuah program televisi Korea sambil memegang bendera Taiwan, yang memicu tuduhan dari beberapa netizen Tiongkok bahwa dia mendukung kemerdekaan Taiwan. 

Tzuyu kemudian merilis video permintaan maaf publik, sebuah insiden yang menarik perhatian luas dan bahkan membawa implikasi politik di Taiwan.

Laporan terbaru telah menimbulkan beragam reaksi di kalangan penggemar. Banyak yang percaya Tzuyu dapat terus menyeimbangkan aktivitas solonya dengan komitmennya sebagai member TWICE.

Sementara yang lain menekankan bahwa kesimpulan apa pun harus ditunda sampai pengumuman resmi dibuat. 

Komentar online antara lain, “dia bisa berpromosi secara individu sambil tetap bersama TWICE,” “Saya harap grup ini terus bersama,” dan “Ini masih spekulasi, jadi kita harus menunggu konfirmasi.”***


Editor : Irma Nurfajri