INILAH, Madrid - Kekalahan memalukan Real Madrid dari Ajax Amsterdam ternyata berbuntut panjang. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengancam bakal menendang kapten Sergio Ramos dari klubya.
Itu terjadi setelah keduanya terlibat pernyataan panas di ruang ganti pakaian. Kabar yang pertama kali dilansir AS itu, kemudian terkonfirmasi juga dari harian olahraga lainnya, Marca.
Infonya, terjadi pertikaian hebat antara Sergio Ramos dan Florentino Peres menyusul tersingkirnya Real Madrid dari ajang Liga Champions. Florentino Perez marah besar karena kekalahan itu justru terjadi di hadapan publik sendiri.
Kepada pemain, Florentino Perez mengatakan merekalah yang harus dipersalahkan atas apa yang terjadi. Tapi, Sergio Ramos yang tak main di laga kedua itu karena menjalani sanksi skoring, membantahnya. Kepada sang presiden, dia bilang mereka sudah mengingatkannya di musim panas lalu bahwa tim membutuhkan seorang striker.
Sergio Ramos menjelaskan, pemain bukan satu-satunya yang harus disalahkan dalam krisis ini. Tak bisa kegagalan sebuah tim hanya dipikulkan kepada pemain saja.
Pernyataannya ini membuat Florentino Perez naik pitam. Dia mengancam akan menendang Sergio Ramos dari klub saat keduanya terus terlibat perang mulut.
Soal ancaman itu, Sergio Ramos mengingatkan Real Madrid bahwa mereka tetap harus membayarkan sisa kontraknya. Jika itu terjadi, dia akan meninggalkan klub tersebut dengan kepala tegak.
Perang mulut itu terjadi di depan anggota staf pelatih dan stad medis. Pertikaian ini muncul pada masa terburuk Los Blancos musim ini karena mereka tak punya harapan apa-apa lagi untuk meraih gelar apapun musim ini.