Mitos atau Fakta, Minum Kopi Turunkan Risiko Terpapar Covid-19?

Ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa rutin mengkonsumsi kopi bisa menurunkan risiko terpapar Covid-19/

Mitos atau Fakta, Minum Kopi Turunkan Risiko Terpapar Covid-19?
Kopi Burangrang Selatan sempat jadi bintang dunia di ajang World of Coffee 2019.

INILAHKORAN, Bandung- Ada sebuah pemahaman unik yang beredar di sebagian masyarakat Indonesia akhir-akhir ini. Mereka yakin, minum kopi menurunkan risiko terpapar Covid-19. Mitos atau fakta?

Dikutip inilah.com, Menurut Adam Prabata, dokter muda yang kerap memberikan edukasi tentang covid-19 pada akun resmi pribadinya @adamprabata, ada hal yang perlu diperhatikan saat konsumsi kopi.

Berdasarkan penelitian setidaknya ada dua sampai tiga kali perhari konsumsi kopi. Hal tersebut bisa membuat penurunan risiko covid-19 hingga 10 persen.

Baca Juga: Tempat Wisata Dibuka, Kunjungan ke Lembang Masih Sepi, Sampai 100 Pengunjung Saja Susah

Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena dalam kopi mengandung antioksidan dan antiinflamasi, berasosiasi dengan sitokin.

"Yang perlu dicatat, penelitian tersebut masih terus diteliti lebih lanjut," kata Adam.

Menurut ahli gizi Ashley Reaver yang dilansir dari laman Theraflu kopi memiliki kandungan antioksi yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memerangi inflamasi.

Terdapat sebuah hasil riset yang dikeluarkan Pharmacology & Therapeutics pada tahun 2006 yang membuktikan hal tersebut. Pada kopi hitam terdapat zat lain selain kafein yang juga menjadi pendukung meningkatkan pertahanan imun pada tubuh.

Baca Juga: Strategi Produk Fesyen Lokal Bertahan di Tengah Pandemi

Beberapa zat tersebut antara lain L-theanine, zat yang memiliki produk metabolisme, Ethylamine.

Zat Ethylamine dapat memicu membantu sistem imun untuk melindungi tubuh dari penyakit dan infeksi.***

 


Editor : inilahkoran