Walkout Saat Wawancara di TV One, Nirina Zubir Ungkap Penyebab Kekesalannya

Nirina Zubir walkout saat melakukan sesi wawancara langsung dengan TV One. Dia kecewa lantaran ada narasumber lain yang tak diharapkan.

Walkout Saat Wawancara di TV One, Nirina Zubir Ungkap Penyebab Kekesalannya
Nirina Zubir mengungkap kekesalannya hingga walkout saat wawancara di TV One.

INILAHKORAN, Bandung- Artis Nirina Zubir mendadak jadi sorotan publik usai aksinya yang tiba-tiba walkout saat wawancara di TV One.

Dalam cuplikan video yang diunggah di Twitter @IvandJuliand, Nirina Zubir saat itu melakukan wawancara secara live di TV One untuk menjelaskan permasalahan terkait kasus mafia tanah.

Akan tetapi, diduga Nirina Zubir tidak diberitahu bahwa TV One menghadirkan sosok seorang pria yang mengaku sebagai kuasa hukum tersangka.

Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian di Indonesia 9 November 2021, Jangan Lupa Amalkan Anjuran Rasulullah ini

Nirina Zubir walkout lantaran mengaku saat itu TV One hanya memberitahukan dia akan bicara dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Barat.

"Saya kecewa sekali sama TV One karena saya memberikan waktu saya untuk memberikan klarifikasi untuk bicara dengan BPN, tidak diberitahu bahwa ada lawyer yang baru dateng kemudian mengambil waktu saya dan menjelaskan asal-asalan," ungkap Nirina Zubir.

Tak hanya itu, Nirina Zubir juga menyebut pihak televisi telah memberikan panggung bagi orang yang mengaku sebagai kuasa hukum tersebut.

"Jadi terima kasih TV One untuk memberikan panggung kepada orang-orang yang tidak layak," kata Nirina.

Baca Juga: Salip Atta Halilintar, Ria Ricis Youtuber Nomor 1 di Indonesia

Usai mengungkapkan kekecewaannya, Nirina Zubir dan kuasa hukumnya langsung pergi meninggalkan sesi wawancara langsung tersebut.

Sebagai informasi, Nirina Zubir  menjadi korban penggelapan sebesar 17 miliar rupiah yang digelapkan oleh asisten rumah tangganya (ART) bernama Riri Kasmita.

Nirina mengakui, dirinya sempat meminta tolong kepada Riri untuk mengurus seluruh aset mendiang ibundanya berupa tanah dan juga bangunan. Yakni mengurus surat menyurat atau sertifikatnya. Karena saat itu ibundanya sebelum meninggal dunia mengira surat tanah miliknya telah hilang.

Baca Juga: Yana Supriatna Ngeprank untuk Temui 'Selingkuhan', Begini Harapan sang Istri Saat Berdoa di Cadas Pangeran

Aset tersebut berisikan enam sertifikat tanah yang digelapkan oleh Riri dan suaminya. Dua di antaranya berupa tanah kosong, sementara empat lainnya tanah dengan bangunan. Selain itu, dua aset sudah dijual, lantas empat sisanya digadaikan ke bank.***(Firda Rachmawati)

 


Editor : inilahkoran