2 Tahun di Jepang, Jerome Polin Ungkap Alasannya Pulang ke Indonesia
Jerome Polin ungkap alasannya pulang ke Indonesia usai menempuh pendidikan selama dua tahun di Jepang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH KORAN, Bandung - YouTuber Indonesia, Jerome Polin Sijabat akhirnya pulang ke Indonesia usai dua tahun menempuh pendidikan sebagai mahasiswa Matematika di Universitas Waseda, Jepang.
Pemilik akun YouTube Nihongo Mantappu itu pun mengungkapkan alasannya pulang ke Indonesia.
Jerome Polin mengatakan dirinya ingin memberikan kontribusi lebih pada dunia pendidikan Indonesia di masa yang akan datang.
Baca Juga: Dukung Usut Tuntas Kasus Novia Widyasari, Ernest: Mari Lawan Atas Namanya
"Keputusan untuk pulang ke Indonesia adalah panggilan hidup. Semacam belajar banyak di luar negeri dan dibawa pulang untuk membangun Indonesia," ujar Jerome Polin dikutip Inilahkoran dari Youtube Deddy Corbuzier, Minggu 5 Desember 2021.
Jerome juga bercerita bahwa dirinya sudah terbiasa hidup di lingkungan yang memiliki mental persaingan yang cukup tinggi sedari kecil. sejak SD Jerome sudah mendapatkan beasiswa sekolah ternama daerah Surabaya.
Selain itu, dia pun mengatakan bahwa dirinya mendapat dukungan dari orang tuanya untuk bisa berkuliah di luar negeri.
Baca Juga: Ibunda Novia Widyasari Buka Suara, Netizen Pertanyakan Keaslian Video: Seperti Ada Ancaman Nih
"Orang tua saya mengatakan, jangan letakkan harga dirimu pada apa yang kamu pakai tapi letakkanlah pada apa yang kamu bisa," ungkap Jerome.
Menurutnya, prinsip itulah yang mampu membuatnya keluar dari zona nyaman. Jerome menganggap orang yang terlalu lama berada di zona nyaman hanya akan membahayakan dirinya di masa depan.
Jerome juga menceritakan alasan dirinya sering mengunggah konten-konten edukasi di kanal YouTubenya
Jerome mengaku ingin memberikan konten yang mampu memberikan ilmu atau bernilai untuk para penontonnya. Menurutnya, dia dibayar oleh penonton yang telah meluangkan waktunya.
"Ketika membuat video, orang itu membayar dengan waktu mereka, maka unggahan yang akan dibagikan harus memiliki value," ucapnya.
Jerome berpendapat bahwa dia enggan membagikan hiburan yang isinya hanya pembodohan. Walaupun yang dibagikannya itu hiburan tetap harus bernilai dan ada ilmu yang bisa diambil oleh para penontonnya.***(Hafshah Nurhabibah)
Editor : inilahkoran


