Produsen Mie Kari Laksa Asal Malaysia Bidik Pasar Mie Instan Indonesia

Produsen mie kari laksa asal Malaysia meramaikan pasar mie instan Indoneia. Tak hanya sebatas itu, produsen itu pun membidik pasar lain.

Produsen Mie Kari Laksa Asal Malaysia Bidik Pasar Mie Instan Indonesia
Produsen mie kari laksa asal Malaysia bidik pasar mie instan Indonesia.

INILAHKORAN, Bandung - Produsen mie kari laksa asal Malaysia meramaikan pasar mie instan Indoneia. Tak hanya sebatas itu, produsen dari negeri jiran itu pun membidik pasar negara lain di Asia Tenggara.

Managing Director AK Koh Enterprise Sdn Bhd Koh Ah Kuan mengatakan, bubuk bumbu dan mie kari laksa membuat produk Mie A1 berbeda dari pesaing. Selain itu, berat bersih produk asal Malaysia itu pun lebih besar dari mie instan biasa.

“Kami ingin lebih mengenalkan masyarakat Indonesia dengan inovasi terbaru dari produk mie asal Malaysia, bubuk bumbu dan mie kari laksa membuat produk kami berbeda dari pesaing. Target pasar kami semua pecinta mie instan yang lebih menyukai gaya makanan otentik Asia Tenggara," kata Koh Ah Kuan dalam rilis yang diterima, Senin 13 Desember 2021.

Baca Juga: Mie Sedaap Hadirkan Makanan Terenak di Dunia Melalui Varian Selection Singapore Spicy Laksa

Dia menegaskan, segmentasi pasar yang dibidik itu terutama anak-anak hingga orang dewasa yang menyukai makanan pedas. Adanya pencampuran kari dan laksa diakuinya kenikmatan yang tiada tara. Tak heran jika menu yang satu ini tidak mengenal batas pecintanya.

"Melihat hal tersebut, menjadi alasan kuat Mie A1 masuk ke pasar Indonesia setelah sebelumnya eksis di 20 negara," tambahnya.

Koh Ah Kuan menuturkan, Mie A1 itu diproduksi di pabrik yang berlokasi di Senai, Johor Darul Takzim, Malaysia. Produk itu disertifikasi Jakim sejak 2014 https://arms.fcthighcourt.gov.ng/. Laksa kari yang disajikan menggunakan campuran santan dan cenderung pedas.

Baca Juga: Varian Mie Rasa Baru dari Samyang Green

Secara umum, ada tiga variasi laksa yang dikenal yakni kari, siam, dan assam. Ketiga laksa tersebar di beberapa kawasan di Asia Tenggara yakni di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

"Kami ingin lebih memperkenalkan rasa kari karena selain ingin memberitahukan keistimewaan rasa tersebut, juga untuk lebih mempererat komunikasi antara Indonesia dan Malaysia melalui selera makanan," jelasnya seraya menyebutkan produk buatannya bisa dibeli di platform e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia. (*)


Editor : Bsafaat