Sedang Sendirian Saat Alami Serangan Jantung, Ini yang Harus dan Jangan Kamu Lakukan
nyatanya ada beberapa hal bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri bila tak ada siapapun yang mendampingi ketika terjadi serangan jantung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung,- Serangan jantung yang biasanya datang tiba-tiba tentu bisa menyulitkan seseorang. Tak jarang orang yang panik saat mendapat serangan jantung akan membahayakan bagi penderita.
Apalagi, saat serangan jantung itu dialami seseorang yang sedang sendirian membuat seseorang merasa tak berdaya.
Namun, nyatanya ada beberapa hal bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri bila tak ada siapapun yang mendampingi ketika terjadi serangan jantung.
Baca Juga: Mobil Listrik Karya Anak Bangsa Bakal Digunakan di Bandara
Dikutip dari MPJ News, Sabtu, 18 Desember 2021, terdapat beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika sedang sendirian saat terjadi serangan jantung.
Pertama, lakukan: telepon layanan kedaruratan
Yang perlu dilakukan pertama kali ketika serangan jantung saat sendirian adalah menelepon layanan kedaruratan medis.
Hal ini amat penting dilakukan mengingat serangan jantung memerlukan penanganan medis secepat demi menyelamatkan otot jantung.
Baca Juga: Tembok Puskesmas Mekarmukti Garut Jebol, Polisi Sediki rangka Menggunakan Bambu
"Hentikan apa pun yang sedang Anda lakukan, pindah ke tempat aman untuk istirahat, dan hubungi bantuan medis," ungkap Konsultan senior dari Departemen Kardiologi di National Heart Centre Singapore (NHCS) Prof Chin Chee Tang.
Kedua, lakukan: konsumsi aspirin bila tidak alergi
Mengkonsumsi aspirin sambil menunggu bantuan medis datang. Penggunaan aspirin saat serangan jantung dapat membantu mencegah gumpalan menjadi lebih besar.
Hal ini tak lain karena, sebagian besar kasus serangan jantung disebabkan oleh adanya gumpalan darah yang menyumbat aliran darah ke jantung di pembuluh darah.
Baca Juga: Perlahan Tapi Pasti, Vaksinasi di Garut Capai 63,9 Persen
Kekuarangan pasokan aliran darah akan membuat otot jantung mati secara progresif.
Pengunaan aspirin pada serangan jantung juga dapat meningkatkan kemungkinan untuk bertahan hidup.
Penting diketahui, penggunaan aspirin sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki alergi terhadap obat tersebut.
Baca Juga: Ngaku Nyesel Biarkan Vanessa Kabur dari Rumah, Doddy Sudrajat: Kalau Waktu Diputar Kembali
Ketiga, lakukan: tenang
Selama menunggu bantuan medis datang, hal lain yang perlu dilakukan adalah tetap tenang. Coba untuk berbaring dan beristirahat selama menunggu bantuan.
Keempat, jangan lakukan: hanya bergantung pada nitrogliserin
Nitrogliserin merupakan obat resep dokter yang bisa melebarkan pembuluh darah sementara untuk memperbaiki pasokan darah ke jantung.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Cirebon Amankan 17 pasangan mesum
Dengan efek ini, penggunaan nitrogliserin hanya dapat membuat gejala menjadi lebih ringan sementara waktu. Akan tetapi, penggunaan nitrogliserin tidak bisa mengatasi serangan jantung.
"Nitrogliserin telah terbukti tidak dapat mencegah serangan jantung atau memperbaiki kemungkinan bertahan hidup saat serangan," ungkap Prof Chin.
Kelima, jangan lakukan: sengaja batuk berulang
Banyak orang berpendapat bahwa sengaja batuk dapat membantu ketika serangan jantung terjadi. Prof Chin mengatakan informasi ini keliru dan sebaiknya tak diikuti.
Baca Juga: Resmi! Inter Milan Putus Kontrak Christian Eriksen
Dalam kasus yang sangat langka di mana detak jantung sangat lambat akibat mekanisme refleks abnormal, batuk mungkin dapat membantu mengembalikan irama jantung menjadi normal.
Akan tetapi, hal tersebut tak berkaitan dengan serangan jantung.
Keenam, jangan lakukan: menekan dada
Seperti halnya sengaja batuk, sebagian orang menilai menaruh tekanan di dada saat serangan jantung dapat membantu.
Baca Juga: Ridwan Kamil Ajak Alumni ITB Edukasi Masyarakat Penggunaan Energi Baru Terbarukan
Gerakan menekan dada seperti CPR tak perlu dilakukan kecuali pasien serangan jantung mengalami henti jantung.
CPR pun lebih disarankan untuk dilakukan oleh orang yang sudah terlatih.***
Editor : inilahkoran


