Chanyeol EXO Mengunjungi Mendiang Kakeknya yang Merupakan Seorang Veteran Perang Korea
Saat melakukan tugas wajib militernya, Chanyeol EXO atau Kopral Park Chanyeol mengunjungi mendiang kakeknya seorang veteran perang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Chanyeol EXO atau Kopral Park Chanyeol, saat ini tengah menjalani wajib militer dan bertugas di Divisi Infanteri ke-9 dan memiliki hubungan khusus dengan unitnya.
Kakek Chanyeol EXO, mendiang Park Jun-Geun (letnan kolonel cadangan), merupakan seorang veteran Perang Korea.
Kakek Chanyeol EXO ini telah memimpin unit tersebut lebih dari 60 tahun yang lalu sebagai komandan batalion Unit Kuda Putih, tempat Chanyeol saat ini bertugas.
Baca Juga: IU Batalkan 'Konser 2022' di Stadion Olimpiade Jamsil, Berikut Alasanya
Dan tanggal 22 Februari merupakan hari yang istimewa bagi Kopral Park Chanyeol.
Ini dikarena merupakan hari jadi kakeknya dari pihak ayah Park Jungeun, yang meninggal 11 tahun lalu.
Pada hari tersebut, Chanyeol EXO mengunjungi Pemakaman Nasional Daejeon untuk menemui mendiang kakeknya.
Baca Juga: Kejutkan Penggemar, Yeonjun dan Taehyun TXT Akan Tampil di Lagu Baru Salem Ilese Bersama Alan Walker
Sebelum mengunjungi makam kakeknya, Chanyeol EXO terlebih dahulu melepas tanda unit 'Markas Besar Angkatan Darat' yang menempel di lengan kirinya dan menempelkan tanda 'kuda putih' dari Divisi 9, unit aslinya.
Di mana Chanyeol EXO saat ini telah dikirim ke Tim Musik Angkatan Darat.
Chanyeol EXO memberi hormat kepada kakeknya dengan suara yang kuat dan mulai memberi hormat.
Baca Juga: Karena Masalah Kesehatan, Dawon WJSN Putuskan untuk Hiatus Sementar Waktu
Diam-diam dia memberi penghormatan selama sekitar 5 menit menyampaikan apa yang ingin dia katakan kepada kakeknya.
"Maaf aku tidak bisa sering melihatmu," ucap Chanyeol EXO saat mengunjungi mendiang kakeknya.
"Aku datang mengunjungimu dengan tanda divisi 9 di mana kamu berada. Saya pikir kamu bisa bangga akan hal itu," katanya dengan senyum tegas.
Baca Juga: Setelah Korea, BTS Akan Gelar Konser 'Permission To Dance on Stage' di Las Vegas 4 Malam
Segera setelah itu, ayah Chanyeol EXO, Park Sung-jin datang berkunjung juga.
"Saya senang bahwa citra ayah yang saya hormati dapat dilihat pada putra yang saya cintai, dan saya bahagia saat ini," ucap ayah Chanyeol EXO.
Chanyeol EXO diketahui sangat dipengaruhi oleh kakeknya sejak usia dini.
Baca Juga: Jinho PENTAGON Positif Covid-19, Penampilannya di 'Show Champion' Dibatalkan
“Terima kasih kepada kakek saya, yang sering dan dengan jelas menceritakan kisah waktunya di perang, saya secara alami menjadi bersyukur untuk militer kita,” tutur Chanyeol EXO.
Dia juga mengatakan bahwa dia memiliki banyak kekhawatiran sebelum mendaftar tugas wajib militer.
“Sebenarnya, saya pikir pendaftaran saya berbeda dibandingkan dengan seorang prajurit yang baik seperti kakek saya. Persepsi 'tugas' memainkan peran yang lebih kuat daripada 'patriotisme'," jelasnya.
Namun, Chanyeol EXO secara mengejutkan menemukan sesuatu selama wawancara dengan komandan batalyon setelah menerima Penempatan Batalyon Divisi 9.
Nama kakeknya tertulis di komandan batalyon ke-21 di antara 'papan nama komandan masa lalu' yang tergantung di dinding kamar komandan batalion.
Setelah itu, dia mengetahui bahwa unit kakeknya sama melalui panggilan telepon dengan nenek dan ayahnya.
Baca Juga: Ayu Aulia Coba Bunuh Diri, Polisi Temukan Bercak Darah di Kamar Apartemennya
“Saya memiliki perasaan yang kuat bahwa kakek saya sedang mengawasi saya dari surga," tuturnya.
Setelah itu, Chanyeol EXO mengatakan bahwa dia bangga pada dirinya sendiri karena mengenakan tanda divisi ke-9.
Kehidupan militer Chanyeol EXO juga berubah 180 derajat. Mewarisi semangat patriotik kakeknya, dan dia memutuskan untuk menjadi 'prajurit sejati' selama dia bertugas di militer.
Baca Juga: Sosok Pengusaha RO Jadi Penyebab Ayu Aulia Lakukan Percobaan Bunuh Diri?
Sejak saat itu, dia telah menantang seorang prajurit khusus dan mencapai ini di tempat pertama.
Selain itu, Chanyeol EXO yang menjabat sebagai letnan dua Panzerfaust (PZF-â ¢), berpartisipasi dalam pemotretan malam mingguan dan dengan terampil melakukan misi tersebut.
Saat ini, dia telah berperan sebagai 'Laman' dalam musikal kreatif tentara 'A Song Of Meissa' dan bekerja dengan antusias.
"Setelah melihat pengumuman audisi musik, saya melamar karena saya ingin mengabdikan diri untuk negara menggunakan keterampilan dan pengalaman saya," ungkapnya.***
Editor : inilahkoran


