Denny Darko Ungkap Sosok yang Bakal Susul Indra Kenz ke Jeruji Besi: Sultan Palsu Ada Dimana-mana
Tak hanya Indra Kenz, beberapa sosok ini juga diungkap Denny Darko bakal ikut menyusul ke jeruji besi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Crazy rich asal Medan, Indra Kenz telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus afiliator aplikasi Binomo.
Tak hanya Indra Kenz, beberapa sosok ini juga diungkap Denny Darko bakal ikut menyusul ke jeruji besi.
Denny Darko mengatakan dirinya melihat akan ada sosok crazy rich lainnya yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
Baca Juga: Nurhayati Punya Sinyal Bebas dari Mahfud MD, Begini Respon Kejati Jabar
"Saya akan melihat bahwa akan banyak sekali pengumuman tersangka yang lain, akan banyak lagi crazy rich crazy rich yang akan diungkap jati dirinyam," kata Denny Darko dikutip Inilahkoran dari YouTubenya, Senin 28 Febuari 2022.
"Akan terlihat pencucian uang yang dilakukan ini terjadi di mana-mana," lanjutnya.
Tak hanya itu, menurut Denny Darko tak hanya pada aplikasi binary. Kasus-kasus serupa lainnya juga akan terungkap.
"Saya juga melihat tidak hanya dalam platform binary saja, akan banyak crazy rich dibongkar," ucapnya.
Baca Juga: Kebun Bintang Bandung Jadi Pilihan Libur Akhir Pekan
Denny Darko mengatakan bahwa kekayaan para crazy rich yang selama ini ditampilkan ke publik akan diusut karena adanya dugaan pencucian uang.
"Saya juga melihat tidak hanya dalam platform binary saja, akan banyak crazy rich dibongkar. kekayaannya yang selama ini dibanggakan ternyata adalah aliran dana dari seseorang yang lain untuk mencuci uang mereka. Sultan palsu ini ada di mana mana," tuturnya.
Meski begitu, Denny Darko juga melihat para afiliator tersebut saat ini bisa bernafas lega karena belum adanya laporan dari masyarakat untuk menangkap afiliator lainnya.
Baca Juga: Haru! Bocah-bocah Ini Datangi Makam Sahabatnya Selama 7 Hari Sambil Bacakan Yasin
"Afiliator-afiliator ini mungkin akan bernafas lega, mereka tidak akan ditangkap untuk sementara waktu sampai masyarakat melaporkan akan apa yang mereka lakukan," ucap Denny Darko.
"Mengapa indra kenz dilaporkan? karena adanya orang yang melaporkan, adanya orang yang membanting laptop. Jika kalian merasa dirugikan segera laporkan agar polisi punya landasan hukum untuk melakukan tindakan dan menyelidiki apapun yang terjadi," pungkasnya.***
Editor : inilahkoran


